Arkeolog Temukan Goa Berisi 400 Makam dan Harta Karun Peninggalan Romawi

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 19:24 WIB
loading...
Arkeolog Temukan Goa...
Arkeolog Turki menemukan goa berisi 400 makam kuno yang berasal dari periode Bizantium sekitar 1.800 tahun yang lalu. Foto/dok
A A A
ANKARA - Arkeolog Turki menemukan goa berisi 400 makam kuno yang berasal dari periode Bizantium sekitar 1.800 tahun yang lalu. Tak hanya makam, arkeolog juga menemukan harta karun melimpah peninggalan orang-orang Romawi.

Goa itu ditemukan di kota kuno Blaundos yang terletak sekitar 180 kilometer timur Laut Aegea di tempat yang sekarang disebut Turki. Kota ini didirikan pada masa Alexander Agung dan ada selama periode Romawi dan Bizantium.

Arkeolog di Universitas Uşak di Turki sekaligus kepala Proyek Penggalian Blaundos, Birol Can mengatakan, makam-makam itu dipenuhi dengan sarkofagus yang berisi beberapa orang yang sudah meninggal. Ini seperti ruang pemakaman keluarga untuk penguburan selama beberapa generasi," katanya seperti dikutip Live Science, Sabtu (16/10/2021).

Kota Blaundos terletak di sebuah bukit yang dikelilingi oleh sebuah lembah. Orang-orang Blaundos membangun pekuburan di lereng ngarai untuk menghindari pencurian.

BACA: 5 Misteri Candi Borobudur yang Belum Terungkap hingga Kini

Meskipun para arkeolog tahu tentang nekropolis selama lebih dari 150 tahun, mereka tidak pernah melakukan penggalian sistematis di Blaudos. Tim Can memulai proyek penggalian mereka pada tahun 2018, dengan tujuan mendokumentasikan reruntuhan dan mempersiapkan proyek konservasi.

Sejauh ini, mereka telah mengidentifikasi dua kuil, teater, pemandian umum, gimnasium, basilika, tembok kota dan gerbang, saluran air, kuil yang didedikasikan untuk pahlawan Yunani atau Romawi kuno yang dikenal sebagai pahlawan, dan ruang pemakaman.

Selama pengalian, tim menemukan bahwa ada beberapa harta karun yang telah dicuri. Karena sudah menjadi kebiasaan bangsa kuno menguburkan bersama barang-barang kesayangannya.

Para arkeolog menemukan banyak petunjuk bahwa orang-orang yang meninggal itu berasal dari zaman Romawi. Misalnya, pecahan tembikar dan koin yang ditemukan di makam menunjukkan bahwa mereka berasal dari abad kedua hingga keempat Masehi, selama periode Romawi.

"Selain itu, teknik lukisan dinding yang menutupi ruang, kubah dan langit-langit makam dan gaya adegan tumbuhan dan figuratif yang digambarkan pada mereka menunjukkan karakteristik Romawi," kata Can.

BACA JUGA: Kenalkan Tardigre, Motor Penjelajah untuk Astronot NASA Ngetrek di Bulan

Beberapa makam masih memiliki artefak yang kemungkinan dimaksudkan untuk membantu orang yang meninggal dalam perjalanan ke akhirat. Barang-barang kuburan ini termasuk cermin, cincin, gelang, jepit rambut, peralatan medis, ikat pinggang, cangkir minum dan lampu minyak.

Semua barang-barang itu menjelaskan bahwa kapan orang-orang itu dimakamkan, jenis kelamin, pekerjaan, kebiasaan, dan tanggal pemakaman mereka.

"Ada ratusan kuburan lagi yang harus digali dan semua lukisan dinding akan terungkap dengan penggalian yang akan dilakukan di pekuburan di tahun-tahun mendatang," katanya.

Tim juga berencana untuk melakukan studi DNA dan kimia yang akan mengungkapkan leluhur individu yang meninggal, serta jenis kelamin, usia, dan makanan yang biasa mereka konsumsi.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Segel Tanah Liat Kuno...
Segel Tanah Liat Kuno Ditemukan di Reruntuhan Kota Bairen
Logam Aneh dari Luar...
Logam Aneh dari Luar Angkasa Ditemukan di Tumpukan Harta Karun Kuno
Sisa-sisa Abu Manusia...
Sisa-sisa Abu Manusia Bertebaran, Tempat Kremasi Tertua di Dunia Ditemukan
Susunan Bata Kuno Ditemukan...
Susunan Bata Kuno Ditemukan di Dasar Laut, Dipercaya Jalan Menuju Dimensi Lain
China Temukan Deposit...
China Temukan Deposit Emas Bawah Laut Terbesar
Israel Mencuri Lebih...
Israel Mencuri Lebih dari 17.000 Artefak di Museum Sejarah Gaza
Ambisi Trump Caplok...
Ambisi Trump Caplok Greenland Bakal Ubah Peta Energi Dunia? Ada Harta Karun Minyak Miliaran Barel
Harta Karun Greenland...
Harta Karun Greenland Tak Mudah Digali, Ambisi Trump Terganjal Realita Alam Arktik
5 Negara Pemilik Harta...
5 Negara Pemilik Harta Karun Emas Terbesar di Dalam Tanah, Indonesia Urutan Berapa?
Rekomendasi
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved