Fenomena Langit Pekan Ketiga Oktober, Ada 2 Puncak Hujan Meteor

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 15:00 WIB
loading...
Fenomena Langit Pekan...
Hujan meteor orionid akan mencapai puncaknya pada 21 Oktober nanti. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Para pecinta astronomi,jangan sampai terlewat fenomena langit yang terjadi di pekan ketiga di Oktober ini. Berdasarkan kalender astronomi bulan Oktober yang diunggah Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) , melalui Instagram resminya. Berikut ini beberapa fenomena astronomi yang terjadi mulai 16-23 Oktober.

1. Konjungsi Venus-Antares

Antares merupakan bintang utama di konstelasi Skorpius. Bintang ini berkonjungsi dengan Venus. Puncaknya akan terjadi pada 16 oktober 2021 pukul 20.24 WIB.

2.Penampakan pertama Merkurius ketika fajar

Setelah Merkurius mengalami ketampakan terakhir ketika senja dan konjungsi inferior, Merkurius teramati kembali ketika fajar sejak 17 Oktober.Baca juga : Biar Tidak Kudet, Ini 11 Mobil Balap Listrik Formula E yang Bakal Datang ke Jakarta

3.Puncak Hujan Meteor Epsilon Geminid

Hujan meteor ini aktif sejak 14 hingga 27 Oktober mendatang. Namun intensitas maksimumnya akan terjadi pada 19 Oktober 2021 pukul 05.00 WIB/06.00 WITA/07.WIT.

4. Perihelion Merkurius

Perihelion Merkurius terjadi rata-rata setiap 88 hari atau dalam setahun terjadi empat kali. Perihelion Merkurius terjadi pada 20 Oktober 2021 pukul 06.51 WIB.

5 Fase Bulan Purnama

Puncak fase Bulan purnama kali ini terjadi pada 20 Oktober pukul 21.56 WIB/22.56 WITA/ 23.56 WIT.Baca juga : Terbesar di Dunia, Ini Sejarah Unik Kuburan Mobil Klasik yang Sangat Menarik

6.Puncak Hujan Meteor Orionid

Fenomena ini sebenarnya sudah aktif sejak 2 Oktober dan puncaknya terjadi apda 21 Oktober 2021 pukul 18.0 WIB/ 19.00 WITA/20.00 WIT.

7.Konjungsi Bulan-Pleiades

Bulan akan berkonjungsi dengan Pleiades, salah satu gugus bintang yang terletak di konstelasi Taurus dan puncaknya terjadi pada 23 Oktober 2021 pukul 12.45WIB.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Manusia Memperlambat...
Manusia Memperlambat Putaran Rotasi Bumi, Ini Buktinya
ESA Menyelidiki Bola...
ESA Menyelidiki Bola Api Misterius yang Menerangi Langit Eropa
Gerhana Bulan Merah...
Gerhana Bulan Merah Mewarnai Langit Indonesia Malam Ini
Komet Ini Secara Misterius...
Komet Ini Secara Misterius Berbalik Arah setelah Melewati Matahari
Matahari Tepat di Atas...
Matahari Tepat di Atas Ka’bah pada 27-28 Mei, Kemenag Ajak Cek Arah Kiblat
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Fenomena Awan Pelangi...
Fenomena Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol, BMKG: Berkaitan dengan Optik Atmosfer
Rekomendasi
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Berita Terkini
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Infografis
Fakta Fenomena Hujan...
Fakta Fenomena Hujan Meteor Berbahaya Bagi Bumi dan Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved