Oksigen di Bumi Mulai Menipis, Manusia Perlu Planet Baru

Senin, 11 Oktober 2021 - 13:25 WIB
loading...
Oksigen di Bumi Mulai...
Menurut perhitungan yang dilakukan Reinhard dan ilmuwan lingkungan Kazumi Ozaki, oksigen di Bumi bisa berakhir hanya 20-30 persen dari umur planet secara keseluruhan. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Upaya para ilmuwan untuk menemukan planet lain yang dapat dihuni tak lepas dari kondisi bumi yang kian rentan. Para ilmuwan memperkirakan, perubahan iklim yang drastis membuat atmosfer menipis dan mengurangi kadar oksigen di bumi sehingga bisa memusnahkan kehidupan.

Memang kondisi itu tidak datang secepat sekarang namun jika perubahaan iklim dibiarkan maka lambat laun atmosfer bumi akan menipis. Ini akan membawa planet kembali ke keadaan seperti pada Peristiwa Oksidasi Hebat (GOE) sekitar 2,4 miliar tahun yang lalu.

BACA: Bumi Bocor! Air Danau di Turki Menghilang

Dilansir Science Alert, Senin (11/10/2021), ilmuwan sudah mengingatkan kalau atmosfer bukan filter permanen untuk melindungi bumi. Penelitian terhadap deoksigenasi bisa menjadi peringatan bahwa kehidupan di bumi bisa musnah.

"Penurunan oksigen sangat ekstrem, kondisinya nanti bisa satu juga kali lebih sedikit dari oksigen saat ini," kata ilmuwan Bumi Chris Reinhard, dari Institut Teknologi Georgia, kepada New Scientist awal tahun ini.

Menurut perhitungan yang dilakukan Reinhard dan ilmuwan lingkungan Kazumi Ozaki, dari Universitas Toho di Jepang, sejarah layak huni yang kaya oksigen di Bumi bisa berakhir hanya 20-30 persen dari umur planet secara keseluruhan.

BACA JUGA: Aplikasi Cheat FF Headshot agar Booyah dengan Mudah

"Atmosfer setelah deoksigenasi hebat ditandai dengan peningkatan metana, kadar CO2 rendah, dan tidak ada lapisan ozon," kata Ozaki.

Penelitian ini sangat relevan bagi ilmuwan untuk mulai mencari planet yang dapat dihuni di luar Tata Surya. Kini astronom mulai membidik luar tata surya dengan teleskop tercanggih yang dimilikinya.

Ilmuwan juga mencari tanda-tanda biologis lain selain oksigen untuk memiliki peluang terbaik untuk menemukan kehidupan di luar tata surya. Studi ini adalah bagian dari proyek NASA NExSS (Nexus for Exoplanet System Science), yang menyelidiki kelayakhunian planet selain planet kita.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
Manusia Memperlambat...
Manusia Memperlambat Putaran Rotasi Bumi, Ini Buktinya
Laporan Baru PBB: Dunia...
Laporan Baru PBB: Dunia Berada dalam Kondisi Kebangkrutan Air Global
Warna Laut Teluk Persia...
Warna Laut Teluk Persia Berubah Jadi Merah Darah
Bumi Bocor Parah, Lubang...
Bumi Bocor Parah, Lubang Raksasa Misterius Terus Bertambah di Turki
Terdengar Suara seperti...
Terdengar Suara seperti Jeritan dari Neraka, Rusia Tutup Lubang Terdalam
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Pramono Jadi Wakil Ketua...
Pramono Jadi Wakil Ketua C40 Cities, Fahira Idris: Dunia Akui Peran Strategis Jakarta
Rekomendasi
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Piala Dunia 2026: Meksiko...
Piala Dunia 2026: Meksiko Bidik Start Sempurna, Afrika Selatan Jadi Korban Pertama?
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
13 Perwira Jabat Kapolsek...
13 Perwira Jabat Kapolsek Baru di Jabodetabek
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved