Facebook Akan Tindak Tegas Platform Penjualan Tanah Amazon

Minggu, 10 Oktober 2021 - 09:02 WIB
loading...
Facebook Akan Tindak...
Facebook siap tindak tegas platform yang menjual tanah di kawasan Amazon. FOTO/ IST
A A A
LIMA - Facebook akan menindak tegas platform e-commerce miliknya yang sengaja menjual tanah di kawasan Amazon yang dilindungi.

Facebook akan memperbarui kebijakan perdagangannya menjadi secara eksplisit melarang penjualan atau pembelian tanah yang berada di wilayah konservasi ekologis di platformnya, termasuk Instagram dan WhatsApp. BACA JUGA - Setelah Down 7 Jam, Ternyata Facebook Cs Tak Sepenuhnya Pulih

Seperti dilansir dari Daily Star, Sabtu (9/10/2021, tanah adalah salah satu dari sekian banyak produk yang tersedia di Marketplace, Facebook mulai dari furnitur hingga mobil bekas juga dijual di sana.

"Hari ini, kami mengumumkan langkah-langkah untuk mengekang upaya untuk menjual tanah di kawasan konservasi ekologis di dalam hutan hujan Amazon di Facebook Marketplace," ungkap Facebook dalam unggahan blog resminya.

Facebook juga berencana untuk melakukan daftar referensi silang terhadap database lahan yang dilindungi untuk mengidentifikasi siapa saja yang melanggar kebijakannya.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada progres lebih lanjut mengenai temuan tersebut. Masyarakat adat dan aktivis sekitar hutan Amazon saat ini menantikan aksi nyata dari pemerintah setempat untuk menghentikan praktik eksploitasi hutan Amazon.

"Penegakan hukum sekarang akan mulai ditingkatkan. Seiring waktu, kami akan mengamati bagaimana proses ini bekerja dan melakukan perbaikan yang sesuai," tegas Facebook.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Spillify.io Hubungkan...
Spillify.io Hubungkan Brand dan Konsumen, Ngespill Produk Bisa Dapat Cuan
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Hadirkan Platform Sovereign...
Hadirkan Platform Sovereign Cloud Berbasis Kubernetes untuk Indonesia
Rekomendasi
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Statistikulasi dan Cerita...
Statistikulasi dan Cerita Produksi Beras Indonesia yang 'Wow'
Mimpi Ouahbi dan Misi...
Mimpi Ouahbi dan Misi Bersejarah Maroko di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
Infografis
Prabowo akan Luncurkan...
Prabowo akan Luncurkan BLT untuk Guru Honorer pada 2 Mei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved