Lebih Murah, World View Tawarkan Sensasi Jelajah Ruang Angkasa dengan Balon Udara

Jum'at, 08 Oktober 2021 - 11:10 WIB
loading...
Lebih Murah, World View...
Satu kursi di kapsul buatan Wolrd View Enterprise hanya dijual di harga Rpu708,5 juta. Foto/Dailymail.
A A A
AMERIKA SERIKAT - Sebuah perusahaan swasta berbasis di Arizona, Amerika Serikat, World View Enterprises menawarkan sensasi unik menjelajah ruangangkasa . Alih-alih menggunakan pesawat mereka memakai balon udara, mereka justru menawarkan cara baru menjelajah ruang angkasa dengan balon udara.

Dikutip Dailymail, World View Enteprise telah menyiapkan desain balon udara penjelajah ruang angkasa yang akan dirilis resmi pada 2024. Dalam desain itu terlihat beberapa buah balon berukuran besar dipasang ke sebuah kapsul khusus. Balon-balon itu nantinya akan mendorong kapsul ke angkasa hingga setinggi 28,9 kilometer.Nantinya penumpang kapsul akan menghabiskan waktu selama 6 hingga 8 jam di ruang angkasa.

Dailymail menyebutkan kemampuan jelajah balon udara ke ruang angkasa memang masih diperdebatkan. Pasalnya ketinggian 28,9 kilometer ke atas masih jauh dari kategori angkasa luar. Pasalnya NASA mengisyaratkan ketinggian yang disebut luar angkasa adalah 80,4 kilometer.

Baca juga : Ini Dia Perbedaan Lengkap Fitur yang Ada di Semua Varian Honda BR-V Baru

Lebih Murah, World View Tawarkan Sensasi Jelajah Ruang Angkasa dengan Balon Udara


Hanya saja menurut World View Enterprise ketinggian 28,9 kilometer dari bumi sudah cukup ideal. Di jarak tersebut penumpang kapsul balon udara akan bisa melihat lengkungan bumi dan gelapnya luar angkasa.

Tidak seperti pilihan wisata luar angkasa lainnya, seperti Virgin Galactic dan Blue Origin, World View Enterprise moda perjalanan luar angkasa buatan mereka sangat cocok untuk semua orang di segala usia dan tingkat kebugaran. Jadi peserta perjalanan tidak harus dalam keadan sempurna fisik karena harus melakukan perjalanan berat dengan roket dan mengatasi tekanan gravitasi.

World View Enterprise mengatakan perjalanan ke stratosfer akan menjadi pendakian yang lembut dibanding lainnya. CEO World View Enterprise Ryan Hartman mengatakan ambisinya adalah untuk mengubah persepsi masyarakat bahwa perjalanan ke luar angkasa atau ruang angkasa adalah perjalanan yang tidak menyenangkan dan menyiksa fisik.

"Kami mendefinisikan ulang pariwisata luar angkasa bagi para peserta dengan menghabiskan berjam-jam di puncak, membangun kenangan di sekitar beberapa keajaiban paling menakjubkan di bumi," jelas Ryan Hartman.

Selain mengubah persepsi mereka juga berupaya menghapus stigma mahalnya biaya perjalanan ke luar angkasa. Satu kursi kapsul balon udara akan dijual di harga USD50.000 atau setara Rp708,5 juta.

Baca juga : Bidik Sosialita Jakarta Selatan, MINI Buka Dealer di Senopati

Lebih Murah, World View Tawarkan Sensasi Jelajah Ruang Angkasa dengan Balon Udara


Saat ini penjualan tiket perjalanan ke luar angkasa yang ditawarkan perusahaan lainnya memang bikin siapa pun terbelalak. Perusahaan luar angkasa milik Sir Richard Branson, Virgin Galactic menjual tiket seharga USD250.000 atau mencapai Rp3,5 miliar.

Blue Origin yang dibuat oleh salah satu orang terkaya di dunia, Jeff Bezos, menjual tiket pesawat ke luar angkasa di angka USD28 juta atau setara Rp396,7 miliar. Begitu juga dengan CEO SpaceX, Elon Musk yang menjual tiket di harga USD779,4 miliar.

Ryan Hartman mengatakan harga yang mereka berikan bukan untuk mengganggu harga yang ditawarkan ketiga perusahaan. Pasalnya calon konsumen ketiga perusahaan tersebut bukanlah target utama mereka.

"Saya pikir konsumen mereka akan melihat tawaran yang kami berikan hanyalah sebuah alternatif lain dalam merasakan pengalaman unik melihat bumi dan angkasa luar. Jadi kami tidak merasa sebagai kompetitor," tegas Ryan Hartman.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Rekomendasi
Jadi Saksi Dalam Sprindik...
Jadi Saksi Dalam Sprindik Baru, Kejagung Sebut Status Tersangka Febrie Adriansyah dari Polri Tak Gugur
Tak Cuma Bikin Bugar,...
Tak Cuma Bikin Bugar, Olahraga Bisa Cegah Alzheimer dan Demensia
Pembunuh Sadis Pengemudi...
Pembunuh Sadis Pengemudi Ojol di Tangerang Ditetapkan Jadi Tersangka
Berita Terkini
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Infografis
Houthi Serang Kapal...
Houthi Serang Kapal Induk Nuklir Amerika dengan Rudal Jelajah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved