Kutub Utara Mencair, Sampah Nuklir dan Virus Misterius Jadi Ancaman Serius

Sabtu, 02 Oktober 2021 - 06:00 WIB
loading...
Kutub Utara Mencair,...
Permukaan air laut yang naik bukan hanya satu-satunya ancaman manusia apabila Kutub Utara mengalami pencairan yang sangat tinggi. Foto/GE
A A A
JAKARTA - Kutub utara yang terus-terusan mencair tidak hanya membuat permukaan laut dunia meningkat tapi juga ancaman lain seperti sampah nuklir dan virus misterius. Hal itu terungkap dalam penelitian yang dilakukan oleh Dr Arwyn Edwards dari Aberystwyth University bertajuk Writing in Nature Climate Change.

Dikutip BBC sampah nuklir dan virus misterius merupakan ancaman serius apabila pemanasan di Kutub Utara tidak segera dikendalikan. Sampah nuklir itu diketahui datang dari sisa-sia kapal selam dengan reaktor nuklir yang banyak digunakan di masa-masa perang dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet.

Dr Arwyn Edwards mengatakan perang dingin yang terjadi waktu itu setidaknya memaksa Uni Soviet dan Amerika Serikat membuat kapal selam dengan reaktor nuklir. Hanya saja begitu perang dingin berakhir, kapal-kapal selam itu dibiarkan membeku di kedalaman laut Kutub Utara.

Baca juga : Gara-gara Malaysia, Penjualan Peugeot di Indonesia Melemah

Tidak hanya itu, banyak kapal selam dibiarkan karam karena memang mengalami kerusakan. Misalnya kapal selam Uni Soviet K-27 yang mengalami kebocoran nuklir dan dibiarkan tenggelam di Laut Kara, Kutub Utara.

Kutub Utara Mencair, Sampah Nuklir dan Virus Misterius Jadi Ancaman Serius
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Cegah Penularan Virus...
Cegah Penularan Virus Hanta, WHO Sarankan Isolasi selama 6 Minggu
Virus Hanta Ngamuk!...
Virus Hanta Ngamuk! AS Selidiki 120 Lebih Laboratorium Biologi
Vaksin Hantavirus Ternyata...
Vaksin Hantavirus Ternyata Dibuat Moderna Sejak Tahun 2023
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Rekomendasi
Langkah Menhut Dinilai...
Langkah Menhut Dinilai Berhasil Pulihkan Kepercayaan Investor Perdagangan Karbon
Desak Made dan Veddriq...
Desak Made dan Veddriq Leonardo Kawinkan Emas Indonesia di World Climbing Chamonix 2026
Erin Wartia Buka Suara...
Erin Wartia Buka Suara soal Ajakan Damai Mantan ART, Singgung Gugatan Rp1,1 Miliar
Berita Terkini
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved