Ngeri, Monumen Perang Berusia 4.300 Tahun Terbuat dari Tumpukan Mayat

Rabu, 29 September 2021 - 07:38 WIB
loading...
Ngeri, Monumen Perang...
Monumen peringatan perang kuno berusia 4.300 tahun di situs Tell Banat yang berisi prajurit Suriah. Foto/Euphrates Salvage Project & Antiquity Publications
A A A
DAMASKUS - Arkeolog menemukan monumen peringatan perang kuno berusia 4.300 tahun di situs Tell Banat yang berisi 30 prajurit Suriah yang tewas dalam medan perang.

Anne Porter, seorang profesor Peradaban Timur Tengah kuno di Universitas Toronto, mengatakan penemuan ini menunjukkan bahwa orang-orang kuno menghormati mereka yang tewas dalam pertempuran, sama seperti mausia modern.

“Kami tidak tahu apakah mereka adalah pemenang perang atau bukan. Kami tahu bahwa orang-orang dari Tell Banat ini menguburkannya di gundukan besar yang terlihat sejauh bermil-mil," kata Porter dalam pernyataannya yang dilansir Live Science.

BACA: Taliban Buru Harta Karun Baktria Berisi 20.000 Artefak Emas

Monumen peringatan itu sedikit mirip dengan piramida tangga Djoser di Mesir. Namun yang membedakannya, monumen itu terbuat dari tanah dan gipsum, bukan batu, tulis para arkeolog dalam makalah yang diterbitkan 28 Mei di jurnal Antiquity.

Orang-orang yang tinggal di daerah itu di zaman modern menyebut gundukan itu sebagai "monumen putih" karena terbuat dari gipsum dan menyebabkan monumen itu berkilau di bawah sinar matahari.

Ngeri, Monumen Perang Berusia 4.300 Tahun Terbuat dari Tumpukan Mayat


Para peneliti melihat bahwa mayat-mayat itu dikebumikan dengan cermat. "Kumpulan tulang manusia disimpan di timbunan saat tahap horizontal monumen dibangun. Mereka ditempatkan langsung di tanah, tanpa penutup atau demarkasi khusus," tulis tim di koran Antiquity.

Tulang-tulang itu tampaknya telah digali dan dikebumikan kembali di tugu peringatan itu. "Tulang-tulang itu bisa saja berasal dari medan perang tua, atau dari kuburan. Bagaimanapun, tulang-tulang itu dipilih, diatur dan akhirnya dimonumentalkan dengan hati-hati, lama setelah kematian," tulis para arkeolog dalam makalah mereka.

BACA JUGA: Kelamaan Nganggur, Toyota Camry di Thailand Diubah Jadi Kebun Sayur

Situs itu digali antara tahun 1988 dan 1999 oleh tim yang dipimpin oleh Porter dan Thomas McClelland, yang pada saat itu sama-sama arkeolog dengan Proyek Penyelamatan Efrat. Penggalian itu mereka lakukan sebelum situs dibanjiri pembangunan Bendungan Tishreen.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Segel Tanah Liat Kuno...
Segel Tanah Liat Kuno Ditemukan di Reruntuhan Kota Bairen
Sisa-sisa Abu Manusia...
Sisa-sisa Abu Manusia Bertebaran, Tempat Kremasi Tertua di Dunia Ditemukan
Susunan Bata Kuno Ditemukan...
Susunan Bata Kuno Ditemukan di Dasar Laut, Dipercaya Jalan Menuju Dimensi Lain
Pabrik Senjata Berusia...
Pabrik Senjata Berusia 5.500 Tahun Ditemukan di Israel
Makam Berusia 1.800...
Makam Berusia 1.800 Tahun dengan Harta Karun Langka Ditemukan
Kompleks Makam Berusia...
Kompleks Makam Berusia 1.500 Tahun Ditemukan di Suriah
Dukung Repatriasi Kekayaan...
Dukung Repatriasi Kekayaan Bangsa, Garuda Pulangkan Koleksi Sejarah dari Belanda
Prabowo dan Raja Belanda...
Prabowo dan Raja Belanda Sepakati Pengembalian Benda Bersejarah Indonesia
Prabowo dan Raja Belanda...
Prabowo dan Raja Belanda Sepakati Pengembalian Benda Bersejarah Indonesia
Rekomendasi
Bupati Kuansing Minta...
Bupati Kuansing Minta Jatah dari 914 Petani terkait Pengurusan Pelepasan Kawasan Hutan
Keras! Pelatih Mesir...
Keras! Pelatih Mesir Tuding Kemenangan Argentina Sudah Diatur
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
Berita Terkini
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
Cdidel Sandy Harianto:...
Cdidel Sandy Harianto: dari Iseng Nonton Live Streaming, Kini Jadi Idola Pemain Car Driving Indonesia
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved