Jika Sumur Neraka Berpenghuni, Sains Pastikan Bukan Makhluk Sembarangan
Sabtu, 25 September 2021 - 19:41 WIB
loading...
Suhu perut bumi sangat super panas. ilmuwan pastikan jika benar sumur neraka berpenghuni tentunya bukan makhluk sembarangan. FOTO/ IST
A
A
A
OMAN - Sumur neraka di Al-Mahra Yaman timur dipercaya penduduk lokal adalah penjara bagi para jin dan pintu gerbang ke dunia lain. Namun para ilmuwan sejak dahulu telah melakukan riset bahwa inti bumi memiliki suhu super panas.
Menurut para ilmuwan wajar jika penduduk percaya akan ada mahkluk di perut bumi, pasalnya ada kepercayaan soal Yakjuj Makjuj atau Gog Magog dalam ajaran Islam, Kristen dan Yahudi didukung oleh teori yang disebut 'hollow earth' atau Bumi yang kopong. BACA JUGA - Bumi Bocor! Air Danau Terbesar di Turki Menghilang
Edmond Halley, seorang astronomer dan ahli geofisika, pada 1962 mencetuskan bahwa bumi kemungkinan memiliki kedalaman 800 km dan terdiri dari dua cangkang bulat dan sebuah inti. Di antara lempeng tersebut terdapat ruang hampa, seperti ditulis New York Post.
Teori ini didukung oleh John Cleves Symmes Jr di abad ke-19. Symmes meyakini bahwa kutub utara dan selatan memiliki masing-masing lubang yang bisa mengantarkan manusia ke dalam bumi, seperti disebut dalam artikel yang diulas Atlas Obscura.
![Jika Sumur Neraka Berpenghuni, Sains Pastikan Bukan Makhluk Sembarangan]()
Meski begitu, ajaran sains mementahkan teori tersebut. Peneliti geologi berdasarkan riset menyebut bahwa permukaan Bumi hingga ke inti berjarak 6.371 km. bumi pun tidak serta merta kosong.
Walaupun penggalian bumi tidak begitu dalam untuk bisa membuktikan secara detail mengenai isi di bawah permukaan Bumi, pada tahun 2013, peneliti geologi menemukan informasi yakni inti bumi memiliki temperatur 6.000 derajat Celsius atau 1.000 derajat lebih panas dari permukaan matahari. Jadi jika ada makhluk yang bisa bertahan hidup di perut bumi, tentunya bukan makhluk sembarangan.
Menurut para ilmuwan wajar jika penduduk percaya akan ada mahkluk di perut bumi, pasalnya ada kepercayaan soal Yakjuj Makjuj atau Gog Magog dalam ajaran Islam, Kristen dan Yahudi didukung oleh teori yang disebut 'hollow earth' atau Bumi yang kopong. BACA JUGA - Bumi Bocor! Air Danau Terbesar di Turki Menghilang
Edmond Halley, seorang astronomer dan ahli geofisika, pada 1962 mencetuskan bahwa bumi kemungkinan memiliki kedalaman 800 km dan terdiri dari dua cangkang bulat dan sebuah inti. Di antara lempeng tersebut terdapat ruang hampa, seperti ditulis New York Post.
Teori ini didukung oleh John Cleves Symmes Jr di abad ke-19. Symmes meyakini bahwa kutub utara dan selatan memiliki masing-masing lubang yang bisa mengantarkan manusia ke dalam bumi, seperti disebut dalam artikel yang diulas Atlas Obscura.

Meski begitu, ajaran sains mementahkan teori tersebut. Peneliti geologi berdasarkan riset menyebut bahwa permukaan Bumi hingga ke inti berjarak 6.371 km. bumi pun tidak serta merta kosong.
Walaupun penggalian bumi tidak begitu dalam untuk bisa membuktikan secara detail mengenai isi di bawah permukaan Bumi, pada tahun 2013, peneliti geologi menemukan informasi yakni inti bumi memiliki temperatur 6.000 derajat Celsius atau 1.000 derajat lebih panas dari permukaan matahari. Jadi jika ada makhluk yang bisa bertahan hidup di perut bumi, tentunya bukan makhluk sembarangan.
Lihat Juga :