Ahli UFO Sebut Alien Mulai Terusik Pasukan Luar Angkasa AS
Selasa, 21 September 2021 - 23:55 WIB
loading...
Ilustrasi penampakan kendaraan mahkluk luar angkasa UFO. FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - Pasukan Unit luar angkasa Amerika Serikat (AS) yang didirikan oleh mantan Presiden Donald Trump diduga tengah diawasi oleh makhluk dari luar angkasa .
Seperti dilansir dari The Sun, dinamakan Space Force, unit ini bertugas melindungi satelit AS yang mengorbit di bumi. Namun, ada dugaan benda terbang tak dikenal (UFO) melayang di markasnya sehingga memunculkan dugaan bahwa alien sedang mengawasi manusia. BACA JUGA - Curiga Jelmaan Alien, Ilmuwan Temukan Kotoran Penguin seperti Zat Kimia di Venus
Pakar UFO Jason Suraci merekam beberapa bola aneh di wilayah udara pangkalan Angkatan Luar Angkasa Buckley di Aurora, Colorado.
Objek itu tampak cacat sementara yang lain menyerupai pelat UFO yang direkam oleh pilot Angkatan Laut AS.
“Ini adalah piring terbang UFO yang saya lihat sebelum menghilang di balik awan. Itu bukan drone, balon atau semacam pesawat terbang,” kata Suraci.
Seperti diketahui, angkatan Luar Angkasa, pertama kali dibuat dalam lebih dari 70 tahun, berada di bawah kendali Angkatan Udara AS dan diluncurkan pada 2019.
Seperti dilansir dari The Sun, dinamakan Space Force, unit ini bertugas melindungi satelit AS yang mengorbit di bumi. Namun, ada dugaan benda terbang tak dikenal (UFO) melayang di markasnya sehingga memunculkan dugaan bahwa alien sedang mengawasi manusia. BACA JUGA - Curiga Jelmaan Alien, Ilmuwan Temukan Kotoran Penguin seperti Zat Kimia di Venus
Pakar UFO Jason Suraci merekam beberapa bola aneh di wilayah udara pangkalan Angkatan Luar Angkasa Buckley di Aurora, Colorado.
Objek itu tampak cacat sementara yang lain menyerupai pelat UFO yang direkam oleh pilot Angkatan Laut AS.
“Ini adalah piring terbang UFO yang saya lihat sebelum menghilang di balik awan. Itu bukan drone, balon atau semacam pesawat terbang,” kata Suraci.
Seperti diketahui, angkatan Luar Angkasa, pertama kali dibuat dalam lebih dari 70 tahun, berada di bawah kendali Angkatan Udara AS dan diluncurkan pada 2019.
Lihat Juga :