Ini Alasan Penggunaan Alkohol untuk Awetkan Sampel di Laboratorium
Minggu, 12 September 2021 - 17:07 WIB
loading...
A
A
A
Namun untuk mengawetkan bahan organik lain seperti DNA, jaringan tubuh, atau sampel hewan dibutuhkan konsentrasi alkohol yang lebih tinggi, kata Katherine Maslenikov, manajer koleksi ikan di Museum Burke di Seattle.
Maslenikov biasanya mengandalkan alkohol , khususnya etanol, untuk penyimpanan jangka panjang untuk beberapa sampel jaringan untuk menganalisis DNA. Kemudian spesimen ikan direndam dalam toples berisi alkohol 70% dan air 30%.
"Air dalam larutan akan membuat jaringan tetap terhidrasi, yang membantu hewan atau spesimen mempertahankan bentuknya, dan alkohol untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri," katanya.
Mungkin sulit untuk memutuskan berapa persen alkohol yang akan digunakan karena jika terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat mempengaruhi bentuk dan fleksibilitas sampel. Kemampuannya untuk mengawetkan sampel dalam larutan juga akan terpengaruh.
BACA JUGA: Cara Membersihkan Mika Lampu Mobil Biar Kinclong Seperti Baru
Maslenikov biasanya mengandalkan alkohol , khususnya etanol, untuk penyimpanan jangka panjang untuk beberapa sampel jaringan untuk menganalisis DNA. Kemudian spesimen ikan direndam dalam toples berisi alkohol 70% dan air 30%.
"Air dalam larutan akan membuat jaringan tetap terhidrasi, yang membantu hewan atau spesimen mempertahankan bentuknya, dan alkohol untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri," katanya.
Mungkin sulit untuk memutuskan berapa persen alkohol yang akan digunakan karena jika terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat mempengaruhi bentuk dan fleksibilitas sampel. Kemampuannya untuk mengawetkan sampel dalam larutan juga akan terpengaruh.
BACA JUGA: Cara Membersihkan Mika Lampu Mobil Biar Kinclong Seperti Baru
Lihat Juga :