Ini Alasan Penggunaan Alkohol untuk Awetkan Sampel di Laboratorium
Minggu, 12 September 2021 - 17:07 WIB
loading...
Jika Anda pernah mengunjungi laboratorium atau museum, akan terlihat sejumlah sampel yang diawetkan dalam wadah toples berisi alkohol. Foto/dok
A
A
A
KANSAS - Jika Anda pernah mengunjungi laboratorium atau museum, akan terlihat sejumlah organ tubuh manusia yang diawetkan dalam wadah toples berisi cairan. Ternyata cairan tersebut adalah alkohol dengan konsentrasi tinggi sehingga mengawetkan organ tersebut.
Para ilmuwan telah mengandalkannya tehnik ini sejak tahun 1600-an untuk melestarikan spesimen atau organ yang sedang diteliti. Jika dilakukan dengan benar, tehnik ini dapat mempertahankan sampel selama ratusan tahun, menurut Museum Sejarah Alam Amerika.
"Alkohol adalah racun bagi jenis mikroorganisme yang akan menyebabkan pembusukan," kata Bill Carroll, asisten profesor kimia di Indiana University Bloomington, mengatakan kepada Live Science.
BACA: 5 Tips Menghindari Serangan Virus Ransomware
Dia menggunakan anggur sebagai contoh, yang dibuat karena ragi memakan gula dari anggur dan kemudian menghasilkan alkohol. Kandungan alkohol sekitar 14% dapat membantu menunda pertumbuhan bakteri selama bertahun-tahun.
Para ilmuwan telah mengandalkannya tehnik ini sejak tahun 1600-an untuk melestarikan spesimen atau organ yang sedang diteliti. Jika dilakukan dengan benar, tehnik ini dapat mempertahankan sampel selama ratusan tahun, menurut Museum Sejarah Alam Amerika.
"Alkohol adalah racun bagi jenis mikroorganisme yang akan menyebabkan pembusukan," kata Bill Carroll, asisten profesor kimia di Indiana University Bloomington, mengatakan kepada Live Science.
BACA: 5 Tips Menghindari Serangan Virus Ransomware
Dia menggunakan anggur sebagai contoh, yang dibuat karena ragi memakan gula dari anggur dan kemudian menghasilkan alkohol. Kandungan alkohol sekitar 14% dapat membantu menunda pertumbuhan bakteri selama bertahun-tahun.
Lihat Juga :