ProPublica Sebut Facebook Bayar Ribuan Orang untuk Intip Obrolan di WhatsApp
Jum'at, 10 September 2021 - 14:22 WIB
loading...
A
A
A
Pengungkapan itu dilakukan setelah Pendiri Facebook Mark Zuckerberg berulang kali mengklaim perusahaannya tidak pernah memeriksa pesan WhatsApp pengguna.
Facebook mengakui karyawan kontrak ditugaskan untuk menyaring konten pengguna WhatsApp serta masalah lain mulai dari penipuan, pornografi anak hingga rencana serangan teroris potensial.
Sementara itu, laporan tersebut menyatakan bahwa pekerja kontrak juga memeriksa informasi tidak terenkripsi seperti nama, gambar profil grup WhatsApp pengguna, nomor telepon, gambar profil pesan status, tingkat baterai telepon, bahasa, dan akun Facebook dan Instagram terkait.
“Setiap orang mengelola lebih dari 600 pengaduan sehari. Mereka tidak bisa berbuat apa-apa, menempatkan kasus ini di bawah pengawasan untuk penyelidikan lebih lanjut atau memblokir akun, ”jelas laporan itu.
Facebook mengakui karyawan kontrak ditugaskan untuk menyaring konten pengguna WhatsApp serta masalah lain mulai dari penipuan, pornografi anak hingga rencana serangan teroris potensial.
Sementara itu, laporan tersebut menyatakan bahwa pekerja kontrak juga memeriksa informasi tidak terenkripsi seperti nama, gambar profil grup WhatsApp pengguna, nomor telepon, gambar profil pesan status, tingkat baterai telepon, bahasa, dan akun Facebook dan Instagram terkait.
“Setiap orang mengelola lebih dari 600 pengaduan sehari. Mereka tidak bisa berbuat apa-apa, menempatkan kasus ini di bawah pengawasan untuk penyelidikan lebih lanjut atau memblokir akun, ”jelas laporan itu.
(wbs)
Lihat Juga :