Gambaran Fantastisnya Proses dan Teori Kematian Matahari

Senin, 06 September 2021 - 22:00 WIB
loading...
Gambaran Fantastisnya...
Matahari diprediksi akan mati kurang lebih 10 milyar tahun lagi. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Seluruh benda di alam semesta akan selalu ada fase terakhirnya. Tidak terkecuali Matahari. Prediksi dan teori yang menggambarkan kehancuran Matahari juga sudah banyak diinformasikan. Salah satunya adalah proses matinya Matahari yang diakhiri ketika pusat tata surya itu berubah menjadi nebula planeter, sebuah cangkang yang terbentuk dari gas bercahaya dan gelembung debu.

Dalam konsep itu mereka juga menyampaikan teori bahwa usia Matahari saat ini sudah mencapai 4,6 miliar tahun. Hal ini diukur berdasarkan usia benda-benda lain di Tata Surya yang terbentuk sekitar waktu yang sama.

Masih dalam teori yang sama mereka memperkirakan Matahari akan mencapai akhir hidupnya dalam waktu sekitar 10 miliar tahun lagi.

Baca juga : Mercedes Jawab Tantangan Mobil Listrik Arnold Schwarzenegger

Proses matinya Matahari sendiri dimulai ketika Matahari berubah menjadi bintang raksasa merah. Inti bintang akan menyusut tapi lapisan luarnya akan meluas ke orbit Mars. Saking luasnya, dalam proses itu lapisan luar Matahari akan menelan planet Bumi dalam prosesnya. Menurut ilmuwan, pada saat itu, manusia sudah musnah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
3 Astronot Terjebak...
3 Astronot Terjebak di Stasiun Luar Angkasa, China Luncurkan Misi Penyelamatan
Meteor Cirebon Jadi...
Meteor Cirebon Jadi Alarm Bahaya, Fisikawan IPB Ungkap Ancaman Asteroid hingga Badai Matahari
Errol Musk: Rusia Punya...
Errol Musk: Rusia Punya Roket Luar Angkasa Berkualitas Sangat Baik
Rekomendasi
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Berita Terkini
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Apakah iPhone 18 Pro...
Apakah iPhone 18 Pro Max Akan Jadi Lompatan Terbesar Teknologi Kamera
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved