Pembalut Wanita dari Limbah Agar-Agar Ini Diklaim Bisa Cegah Kanker Serviks
Sabtu, 04 September 2021 - 22:30 WIB
loading...
Berdasarkan data dan informasi Kemenkes pada 2015, jumlah penderita penyakit kanker serviks di Indonesia mencapai 98.692 kasus, dimana sebagian besar masih termasuk dalam usia subur. Foto: dok UB
A
A
A
MALANG - Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) memanfaatkan limbah agar-agar menjadi inti penyerap pembalut wanita. Diklaim bahan-bahan olahan dari limbahtersebut aman, bahkan bisa mencegah terjadinya kanker serviks.
BACA JUGA: Harga Wuling September 2021 Setelah Subsidi PPnBM
Lima mahasiswa tersebut adalah Galuh Zhafirah Gafnie, Riska Sulistianti Putri, Rafifa Bunga Jashinta, Nur Amalani Saputri, dan Abdul Gafur yang dibiimbing langsung oleh Anies Chamidah.
![Pembalut Wanita dari Limbah Agar-Agar Ini Diklaim Bisa Cegah Kanker Serviks]()
Mereka terinsipirasi untuk membuat limbah agar-agar menjadi sebuah bahan pembalut untuk mencegah kanker serviks. Sejauh ini, penggunaan bahan sintetis seperti dioxin, pewangi, dan pemutih yang sering diaplikasikan. Padahal bahan-bahan ini memiliki efek samping kurang baik bagi kesehatan tubuh, salah satunya kanker serviks.
Berdasarkan data dan informasi Kemenkes pada 2015, jumlah penderita penyakit kanker serviks di Indonesia mencapai 98.692 kasus, dimana sebagian besar masih termasuk dalam usia subur.
BACA JUGA: Harga Wuling September 2021 Setelah Subsidi PPnBM
Lima mahasiswa tersebut adalah Galuh Zhafirah Gafnie, Riska Sulistianti Putri, Rafifa Bunga Jashinta, Nur Amalani Saputri, dan Abdul Gafur yang dibiimbing langsung oleh Anies Chamidah.

Mereka terinsipirasi untuk membuat limbah agar-agar menjadi sebuah bahan pembalut untuk mencegah kanker serviks. Sejauh ini, penggunaan bahan sintetis seperti dioxin, pewangi, dan pemutih yang sering diaplikasikan. Padahal bahan-bahan ini memiliki efek samping kurang baik bagi kesehatan tubuh, salah satunya kanker serviks.
Berdasarkan data dan informasi Kemenkes pada 2015, jumlah penderita penyakit kanker serviks di Indonesia mencapai 98.692 kasus, dimana sebagian besar masih termasuk dalam usia subur.
Lihat Juga :