Fitur Keamanan Baru Twitter Bisa Blokir Ujaran Kebencian Otomatis

Sabtu, 04 September 2021 - 19:05 WIB
loading...
Fitur Keamanan Baru...
Fitur keamanan terbaru Twitter bisa dimanfaatkan pengguna untuk memblokir akun yang mengirimkan pelecehan dan ujaran kebencian secara otomatis. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Twitter meluncurkan fitur keamanan baru yang diberi nama Safety Mode. Fitur ini bisa dimanfaatkan pengguna untuk memblokir akun yang mengirimkan pelecehan dan ujaran kebencian secara otomatis.

BACA JUGA: Ini Fitur Premium yang Membuat POCO X3 GT Terbaik di Kelasnya

Saat ini fitur Safety Mode masih diuji coba secara terbatas melibatkan 'feedback group' di iOS, Android, dan Twitter.com.

Sistem Twitter ini akan memblokir akun secara otomatis selama tujuh hari. Tapi perusahaan mengatakan pengguna dapat membatalkan pemblokiran otomatis jika dibuat karena kesalahan.

"Ketika fitur diaktifkan di Settings, sistem kami kan menilai kemungkinan engagement negatif dengan mempertimbangkan konten Tweet dan hubungan antara penulis Tweet dan akun yang membalas," kata Senior Product Manager Twitter Jarrod Doherty dalam blog Twitter, dikutip dari The Verge, Sabtu (4/9).

"Teknologi kami akan mempertimbangkan hubungan yang sudah ada, jadi akun yang kalian ikuti atau sering berinteraksi tidak akan diblokir secara otomatis," sambungnya.

Twitter pertama kali memamerkan Safety Mode pada Februari lalu. Tapi saat itu mereka tidak mengungkap kapan fitur ini akan diluncurkan.

BACA JUGA: Harga Wuling September 2021 Setelah Subsidi PPnBM

Fitur ini akan melengkapi fitur keamanan Twitter lainnya seperti menyembunyikan balasan, membatasi akun yang boleh membalas cuitan, dan mengeluarkan peringatan jika pengguna berencana mengirimkan cuitan yang berpotensi berbahaya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
X Batasi Pengguna Gratis...
X Batasi Pengguna Gratis hanya 50 Tweet Sehari
Elon Musk Kesandung...
Elon Musk Kesandung Hukum, Polisi Prancis Geledah Kantor X di Paris
Elon Musk Tuduh Aksi...
Elon Musk Tuduh Aksi Grok dan X di Beberapa Negara Terstruktur
xAI Kenalkan Chat untuk...
xAI Kenalkan Chat untuk Kepentingan Bisnis dan Perusahaan
Foto yang Diposting...
Foto yang Diposting ke X Kini Bisa Diedit Ulang Pakai AI
Dosen Lulusan Monash...
Dosen Lulusan Monash University Curhat Dapat Honor Rp300 Ribu, Padahal Influencer Dibayar Belasan Juta  
Ernest Prakasa Pamit...
Ernest Prakasa Pamit Tinggalkan Aplikasi X, Langsung Tutup Akun
X Luncurkan XChat dengan...
X Luncurkan XChat dengan Enkripsi ala Bitcoin, Siap Bikin WhatsApp Panas Dingin?
Rekomendasi
Brasil vs Maroko: Vinicius...
Brasil vs Maroko: Vinicius Junior Selamatkan Selecao dari Kekalahan
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Berita Terkini
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved