Pakar: Pengguna e-Hac yang Diduga Datanya Bocor Harus Diberitahu dan Diedukasi
Kamis, 02 September 2021 - 19:05 WIB
loading...
A
A
A
”Setiap hari ada 3 sampai 5 celah keamanan baru yang dipublikasikan. Dengan fakta ini, seluruh pemilik dan pengembang aplikasi harus lebih memperhatikan sistem keamanan dengan cara seperti pengujian keamanan (penetration test) secara berkala. Hal tersebut penting untuk meminimalisir celah keamanan baru,” ujar Andri.
Selain itu, Andri mengatakan bahwa perusahaan atau lembaga pemerintah yang memegang data publik harus meningkatkan kemampuan internal di aspek People, Process & Technology (PPT).
”Termasuk juga menggandeng perusahaan-perusahaan yang handal dibidang keamanan IT untuk peningkatan keamanan pengamanan situs penting,” jelas Andri.
Tapi, jika kebocoran data sudah terlanjur terjadi, apa yang harus dilakukan? ”Perlu adanya tanggung jawab dari pihak terkait dengan melakukan notifikasi dan edukasi ke pengguna yang terdampak kebocoran datanya,” ujar Andri.
Tujuannya, agar masyarakat dapat mengantisipasi resiko kerugian yang lebih besar. Misalnya dengan mengganti password atau pin. ”Juga agar masyarakat lebih bersikap hati-hati saat mendapat email, SMS, atau telepon yang bisa disalahgunakan karena datanya yang sudah bocor,” ungkapnya.
Selain itu, Andri mengatakan bahwa perusahaan atau lembaga pemerintah yang memegang data publik harus meningkatkan kemampuan internal di aspek People, Process & Technology (PPT).
”Termasuk juga menggandeng perusahaan-perusahaan yang handal dibidang keamanan IT untuk peningkatan keamanan pengamanan situs penting,” jelas Andri.
Tapi, jika kebocoran data sudah terlanjur terjadi, apa yang harus dilakukan? ”Perlu adanya tanggung jawab dari pihak terkait dengan melakukan notifikasi dan edukasi ke pengguna yang terdampak kebocoran datanya,” ujar Andri.
Tujuannya, agar masyarakat dapat mengantisipasi resiko kerugian yang lebih besar. Misalnya dengan mengganti password atau pin. ”Juga agar masyarakat lebih bersikap hati-hati saat mendapat email, SMS, atau telepon yang bisa disalahgunakan karena datanya yang sudah bocor,” ungkapnya.
Lihat Juga :