Masato Yamamoto Resmi Jadi Nakhoda Baru Fujifilm Indonesia
Senin, 23 Agustus 2021 - 15:55 WIB
loading...
Yamamoto siap mengembangkan bisnis Fujifilm Indonesia di masa pandemi Covid-19. Foto: dok Fujifilm Indonesia.
A
A
A
JAKARTA - Fujifilm Corporation resmi menunjuk Masato Yamamoto sebagai Presiden Direktur PT Fujifilm Indonesia sejak 1 Juli 2021.
Mengambil alih tongkat estafet dari Noriyuki Kawakubo, Yamamoto akan menjadi ujung tombak strategi bisnis dan operasi Fujifilm tanah air.
BACA JUGA: HUT Keempat, Free Fire Gelar Selebrasi 4nniversary di RCTI
Yamamoto sendiri telah meniti karir di Fujifilm Group selama hampir 20 tahun dengan peran dan kontribusi besar dalam pengembangan pasar internasional dari bisnis pencitraan termasuk instax, merek kamera instan Fujifilm, di kantor pusat di Jepang dan beberapa anak perusahaan seperti Fujifilm France dan Fujifilm Asia Pacific.
Yamamoto menyebut bahwa ia ingin membuat perusahaan mencapai puncak prestasi yang lebih baru sekaligus juga berkontribusi untuk memecahkan masalah sosial di Indonesia.
”Selain mengembangkan bisnis kamera, PT Fujifilm Indonesia sudah mengembangkan delapan lini bisnis,” ujarnya.
“Mulai mesin pencetakan digital dan offset, data storage, perawatan kulit dan kecantikan Astalift, hingga berbagai produk perawatan kesehatan seperti ultrasound, radiografi maupun medical IT,” Yamamoto menambahkan.
Mengambil alih tongkat estafet dari Noriyuki Kawakubo, Yamamoto akan menjadi ujung tombak strategi bisnis dan operasi Fujifilm tanah air.
BACA JUGA: HUT Keempat, Free Fire Gelar Selebrasi 4nniversary di RCTI
Yamamoto sendiri telah meniti karir di Fujifilm Group selama hampir 20 tahun dengan peran dan kontribusi besar dalam pengembangan pasar internasional dari bisnis pencitraan termasuk instax, merek kamera instan Fujifilm, di kantor pusat di Jepang dan beberapa anak perusahaan seperti Fujifilm France dan Fujifilm Asia Pacific.
Yamamoto menyebut bahwa ia ingin membuat perusahaan mencapai puncak prestasi yang lebih baru sekaligus juga berkontribusi untuk memecahkan masalah sosial di Indonesia.
”Selain mengembangkan bisnis kamera, PT Fujifilm Indonesia sudah mengembangkan delapan lini bisnis,” ujarnya.
“Mulai mesin pencetakan digital dan offset, data storage, perawatan kulit dan kecantikan Astalift, hingga berbagai produk perawatan kesehatan seperti ultrasound, radiografi maupun medical IT,” Yamamoto menambahkan.
Lihat Juga :