Roket Elon Musk yang Bikin Perjalanan Luar Angkasa Seksi Lagi

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 16:30 WIB
loading...
A A A
Seperti saat dia membangun mobil listrik Tesla yang kala itu belum diminati masyarakat, Elon Musk melihat peluang transportasi luar angkasa Amerika Serikat sangat menggiurkan. Pasalnya sejak 2011, NASA tidak pernah lagi membuat roket untuk mengantarkan astronot mereka bertugas di luar angkasa. Alih-alih mereka menggunakan pesawat ruang angkasa dari negara lain. Misalnya Soyuz, roket buatan Rusia.

Dari situlah Elon Musk melihat adanya peluang untuk memaksimalkan jasa transportasi luar angkasa.

Baca juga : Andalkan Google Maps Mobil Suzuki Wagon R Malah Nyungsep di Hutan

Sejak beroperasi pada 2002, Elon Musk tidak henti-hentinya membuat roket yang dihasilkan di kantor pusat SpaceX, seluas 4.000 hektare, di McGregor, Texas. Berkali-kali juga SpaceX menjalankan misinya. Mulai dari peluncuran Falcon 1 pada 2008, hingga tiga kali misi Falcon 9 pada 2012, 2015 dan, 2019.

Nama SpaceX mulai diperhatikan ketika mereka mengembangkan roket operasional yang diklaim paling kuat di dunia, Falcon Heavy. Falcon Heavy mampu membawa muatan besar di orbit dan bisa dipakai untuk mendukung misi perjalanan ruang angkasa, entah itu ke Bulan atau Mars. Pada 7 Februari 2018, roket ini melakukan peluncuran pertamanya ke orbit, dan berhasil mendaratkan dua dari tiga boosternya. Peluncuran muatan ke luar angkasa ini pun juga berjalan sangat mulus.

Roket Elon Musk yang Bikin Perjalanan Luar Angkasa Seksi Lagi


Hanya saja tidak selamanya perjalanan membuat roket itu mulus. Dalam setiap kali uji coba, roket-roket SpaceX ada saja kegagalan yang terjadi. Misalnya ketika megujicoba roket SN8 pada 9 Desember 2020 yang meledak berantakan setelah mengudara. Elon Musk sendiri tetap tidak terganggu dengan kegagalan itu.

"Gagal adalah pilihan di tempat ini. Jika kita tidak gagal, kita tidak akan berinovasi. Setidaknya saat roket itu meledak kami mendapatkan data-data yang sangat baik," ucap Elon Musk kala itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Rekomendasi
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Berita Terkini
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved