Merah Gelap, Pantai Coca Cola 'Hipnotis' Anak Muda Brasil

Senin, 09 Agustus 2021 - 08:21 WIB
loading...
Merah Gelap, Pantai...
Pantai ‘Laguna Coca Cola’. FOTO/ IST
A A A
LAGOON - Sebuah pantai di Rio Grande del Norte , Brasil kelihatan seperti lautan air berkarbonat popular sehingga diberi nama sebagai Coca
Cola Lagoon.

Melihat perairan Lagoa da Araraquara, mudah untuk melihat mengapa hal itu dikenal sebagai ‘Laguna Coca Cola’. Ini karena warna airnya memiliki rona gelap, tetapi bahannya sangat berbeda dan tidak ada karbonasi. BACA JUGA - Gagal Cegah 'Kepulangan' COVID-19, China Pecat Puluhan Pejabat

Seperti dilansir dari Oddity Central, air laut yang berwarna hitam keperangan sama seperti warna air gas itu, namun, kandungannya sudah tentu berbeza kerana diwarnai dengan kepekatan iodin dan besi serta tiada karbonat.

Coca Cola Lagoon merupakan antara tarikan pelancongan paling popular di Brazil dan amat digemari oleh kanak-kanak kerana jolokan nama yang diberikan.

Semasa musim panas, air pantai yang cetek itu tidak terlalu panas dan sangat sesuai bagi seisi keluarga bermandi-manda.

Segelintir pengunjung turut mempercayai kombinasi bahan kimia yang menghasilkan warna air laut itu mempunyai kesan baik kepada kesihatan manusia.

Alih-alih karamel, air laguna populer ini diwarnai dengan konsentrasi yodium dan besi, dikombinasikan dengan pigmentasi alang-alang di dekat pantainy.

Terletak di pantai selatan Rio Grande do Norte, kurang dari 100 km dari Natal, Laguna Coca Cola merupakan salah satu tempat wisata terpopuler di Brazil dan sangat digemari oleh anak-anak karena julukan yang diberikan padanya.

Selama musim panas, perairan dangkal laguna menjadi sangat hangat. Menjadikannya tempat ini sempurna untuk mandi bersama keluarga atau menunggangi babi hutan. Ada juga yang percaya bahwa kombinasi kimia yang memberikan warna seperti Coca Cola pada air dianggap memiliki efek positif bagi kesehatan
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
AI Bisa Memperpanjang...
AI Bisa Memperpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik
Rekomendasi
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
Cerita Perjalanan Revisi...
Cerita Perjalanan Revisi UU Polri, Kapolri Singgung Aksi Demo Agustus Kelam
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved