YouTube Berani Bayar Mahal Youtuber untuk Membuat Konten di Shorts
Rabu, 04 Agustus 2021 - 06:09 WIB
loading...
A
A
A
"Shorts Fund pada akhirnya akan diganti dengan program monetisasi jangka panjang yang dapat diskalakan,” kata Neal Mohan, chief product officer YouTube seperti dikutip The Verge, Rabu (4/8/2021).
Skema pembayaran tidak dilakukan berdasarkan iklan yang ditayangkan, tapi seberapa sering video tersebut ditonton oleh orang lain.
BACA JUGA: Ilmuwan temukan Penyebab Lonjakan Oksigen hingga Bumi Bisa Dihuni Manusia
Mohan menunjukkan bahwa YouTube tidak mengharuskan pembuat konten menggunakan Shorts untuk mempopulerkan konten mereka.
“Jika pembuat konten ingin membuat film dokumenter berdurasi panjang bisa memakai platform YouTube. Jika ingin membuat video pendek, mereka bisa memakai platform Shorts," katanya.
Skema pembayaran tidak dilakukan berdasarkan iklan yang ditayangkan, tapi seberapa sering video tersebut ditonton oleh orang lain.
BACA JUGA: Ilmuwan temukan Penyebab Lonjakan Oksigen hingga Bumi Bisa Dihuni Manusia
Mohan menunjukkan bahwa YouTube tidak mengharuskan pembuat konten menggunakan Shorts untuk mempopulerkan konten mereka.
“Jika pembuat konten ingin membuat film dokumenter berdurasi panjang bisa memakai platform YouTube. Jika ingin membuat video pendek, mereka bisa memakai platform Shorts," katanya.
(ysw)
Lihat Juga :