Penelitian Internasional Berusaha Ungkap Teknologi Alien di Luar Angkasa
Rabu, 28 Juli 2021 - 07:44 WIB
loading...
Sebuah proyek penelitian internasional yang dinamakan Proyek Galileo berusaha mengungkap peradaban alien yang mampu membangun teknologi untuk perjalanan antar bintang-bintang. Foto/dok
A
A
A
CALIFORNIA - Sebuah proyek penelitian internasional yang dinamakan Proyek Galileo berusaha mengungkap peradaban luar angkasa yang mampu membangun teknologi untuk perjalanan antar bintang-bintang.
Proyek Galileo yang dipimpin oleh Avi Loeb, seorang profesor sains di Departemen Astronomi di Universitas Harvard, akan mencari dan menyelidiki bukti yang dapat mewakili peradaban teknologi luar angkasa yang sudah mati atau masih aktif.
BACA: Jejak Kehidupan Seperti Bumi terlihat di Awan Jupiter
Proyek ini akan menganalisis data dari survei astronomi dan pengamatan teleskop, dan merancang algoritma baru menggunakan kecerdasan buatan (AI), untuk mengidentifikasi calon pelancong antarbintang, satelit buatan alien, dan fenomena udara tak dikenal (UAP), menurut pernyataan itu.
"Ilmu pengetahuan tidak boleh menolak penjelasan luar angkasa yang potensial karena stigma sosial atau preferensi budaya yang tidak kondusif bagi metode ilmiah dari penyelidikan empiris," kata Loeb dalam pernyataannya.
Proyek Galileo yang dipimpin oleh Avi Loeb, seorang profesor sains di Departemen Astronomi di Universitas Harvard, akan mencari dan menyelidiki bukti yang dapat mewakili peradaban teknologi luar angkasa yang sudah mati atau masih aktif.
BACA: Jejak Kehidupan Seperti Bumi terlihat di Awan Jupiter
Proyek ini akan menganalisis data dari survei astronomi dan pengamatan teleskop, dan merancang algoritma baru menggunakan kecerdasan buatan (AI), untuk mengidentifikasi calon pelancong antarbintang, satelit buatan alien, dan fenomena udara tak dikenal (UAP), menurut pernyataan itu.
"Ilmu pengetahuan tidak boleh menolak penjelasan luar angkasa yang potensial karena stigma sosial atau preferensi budaya yang tidak kondusif bagi metode ilmiah dari penyelidikan empiris," kata Loeb dalam pernyataannya.
Lihat Juga :