Dibully Sebagai Obat Setan, Benarkah Azitromisin dan Oseltamivir Sebabkan Interaksi Obat?

Kamis, 22 Juli 2021 - 14:05 WIB
loading...
Dibully Sebagai Obat...
Ada kabar yang menyebutkan bahwa Oseltamivir adalah obat setan yang berbahaya. Berbahaya karena dapat memicu terjadinya interaksi obat seperti yang sedang viral dibicarakan belakangan ini. Foto: Sindonews
A A A
JAKARTA - Sejak pemerintah memutuskan Azitromisin dan Oseltamivir tidak lagi diberikan kepada pasien Covid-19, kabar miring terus berkembang mengenai dua obat tersebut.

Bahkan ada kabar yang menyebutkan bahwa Oseltamivir adalah obat setan yang berbahaya. Berbahaya karena dapat memicu terjadinya interaksi obat seperti yang sedang viral dibicarakan belakangan ini.

BACA JUGA: Review POCO M3 Pro 5G, Ponsel 5G Termurah di Indonesia Bisa Apa?

Menanggapi kabar tersebut, Influencer Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda’i melalui akun Instagram pribadinya @dr.fajriaddai, Kamis (22/07) menegaskan bahwaAzitromizin dan Oseltamivir tidak lagi diberikan kepada pasien Covid-19 bukan karena bahaya interaksi obat.

Namun, karena belum terbukti efektif pada pasien Covid-19 tanpa gejala dan ringan, serta pertimbangan potensi resistensi bakteri dan virus. Meski demikian, masih dapat diberikan pada pasien Covid-19 jika ada indikasi dari dokter.

“Jangan minum antibiotik dan antivirus apapun sembarangan karena dapat menyebabkan resistensi kedua obat tersebut dan berpotensi mengancam nyawa manusia secara luas bukan hanya personal. Karena bakteri atau virus yang kebal tersebut dapat juga menyebar luas,” terang dr. Fajri.

Dalam publikasi Lancet terbaru pada 9 Juli 2021 dengan impact factor 30,7 menyebut pada pasien Covid-19 dengan derajat ringan – sedang yang tidak dirawat di rumah sakit, pemberian Azitromisin tidak menurunkan risiko masuk rumah sakit dan kematian (Tidak terbukti bermanfaat). Publikasi terbaru dari JAMA dengan impact factor 56,3 juga menunjukkan hal yang sama.

“Intinya pemberian Azitromisin 1,2 gram dosis tunggal tidak terbukti mengurangi gejala Covid-19 pada hari ke-14 dan risiko masuk rumah sakit pada ‘setting’ pasien yang tidak dirawat di rumah sakit. Penelitian ini dilakukan sejak Mei 2020 sampai Maret 2021. Penelitian itu rumit dan tidak mudah, jadi tidak perlu cocoklogi karena pernyataan seseorang lalu pedoman terapi suatu negara diubah,” terang dr. Fajri.

BACA JUGA: Riset: Layanan PayLater Jadi Solusi Masyarakat Mencicil Kebutuhan Selama Pandemi

Lebih lanjut Azitromisin masih dapat diberikan kepada pasien Covid-19 jika ada indikasi tertentu dan dokter yang akan menentukan. Sebab pengembangan antibiotik itu susah. Karena berpotensi membuat bakteri-bakteri kebal (Resisten) makanya pemakaian antibiotik harus benar-benar selektif. Jadi bukan karena hoax interaksi obat.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ivermectin, Klorokuin,...
Ivermectin, Klorokuin, Oseltamivir hingga Plasma Konvalesen Dicabut, Ini Pengganti Obat Covid-19
Dibully Sebagai Obat...
Dibully Sebagai Obat Setan, Benarkah Azitromisin dan Oseltamivir Sebabkan Interaksi Obat?
Mengenal Obat Oseltamivir,...
Mengenal Obat Oseltamivir, Ini Manfaat dan Efek Sampingnya
Rekomendasi
Ruben Onsu Tegur Keras...
Ruben Onsu Tegur Keras Giorgio: Jangan Buat Kesan Seolah Ayahnya Sudah Tidak Ada
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved