Akibat Ulah Manusia, Kini Bumi Memerangkap Panas Lebih Tinggi

Rabu, 07 Juli 2021 - 02:10 WIB
loading...
Akibat Ulah Manusia,...
Belakangan ini suhu udara terasa lebih panas dari biasanya karena selama 14 tahun ini ternyata Bumi memerangkap panas lebih tinggi. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Belakangan ini suhu udara terasa lebih panas dari biasanya karena selama 14 tahun ini ternyata Bumi memerangkap panas lebih tinggi. Penyebabnya tak lain karena ulah manusia yang melakukan deforestasi besar-besaran serta efek rumah kaca.

Untuk mengetahui berapa banyak panas yang terperangkap di bumi, para peneliti melihat pengukuran satelit NASA yang melacak berapa banyak energi Matahari yang memasuki atmosfer Bumi dan berapa banyak yang dipantulkan kembali ke luar angkasa.

BACA: Ini yang Terjadi Pada Bumi Jika Oksigen Habis dan Matahari Mati

Mereka membandingkan ini dengan data dari pelampung NOAA yang melacak suhu laut - yang memberi mereka gambaran tentang berapa banyak panas yang diserap ke laut.

Perbedaan antara jumlah panas yang diserap oleh Bumi dari tahun 2005 hingga 2019 ternyata telah meningkat. "Perubahan ketidakseimbangan energi Bumi ini nyata dan cukup mengkhawatirkan,” kata Norman Loeb, peneliti NASA dan penulis utama studi tersebut dalam siaran pers.

Para peneliti berpikir bahwa alasan Bumi menahan lebih banyak panas disebabkan oleh beberapa faktor berbeda. Salah satunya adalah perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia. Masalah lainnya, semakin banyak gas rumah kaca membuatnya semakin banyak panas yang terperangkap.

Ini menjadi lebih buruk ketika Anda memperhitungkan bahwa peningkatan panas juga melelehkan es dan salju. Es dan salju dapat membantu planet ini memantulkan panas kembali ke luar angkasa.

BACA JUGA: Susu Beruang Viral karena Langka, Netizen: Nggak Masuk Akal Harganya

“Selama periode ini keduanya menyebabkan pemanasan, yang mengarah pada perubahan yang cukup besar dalam ketidakseimbangan energi Bumi . Besarnya peningkatan ini belum pernah terjadi sebelumnya,” katanya.

Empat belas tahun bukanlah waktu yang lama dibandingkan dengan sejarah panjang iklim Bumi.

“Harapan saya adalah ada perbaikan dalam beberapa dekade mendatang. Jika tidak, kita akan melihat perubahan iklim yang lebih mengkhawatirkan,” kata Loeb kepada CNN.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
Manusia Memperlambat...
Manusia Memperlambat Putaran Rotasi Bumi, Ini Buktinya
Laporan Baru PBB: Dunia...
Laporan Baru PBB: Dunia Berada dalam Kondisi Kebangkrutan Air Global
Warna Laut Teluk Persia...
Warna Laut Teluk Persia Berubah Jadi Merah Darah
Bumi Bocor Parah, Lubang...
Bumi Bocor Parah, Lubang Raksasa Misterius Terus Bertambah di Turki
Terdengar Suara seperti...
Terdengar Suara seperti Jeritan dari Neraka, Rusia Tutup Lubang Terdalam
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Pramono Jadi Wakil Ketua...
Pramono Jadi Wakil Ketua C40 Cities, Fahira Idris: Dunia Akui Peran Strategis Jakarta
Rekomendasi
Terkenal Fanatik, Suporter...
Terkenal Fanatik, Suporter Argentina Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Korea Selatan vs Republik...
Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
Berita Terkini
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Infografis
Tanda Seseorang Lebih...
Tanda Seseorang Lebih Cerdas dari Rata-rata Manusia Biasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved