Microsoft Kecolongan, Beri Sertifikasi Driver Berisi Malware dari China

Senin, 28 Juni 2021 - 20:07 WIB
loading...
Microsoft Kecolongan,...
Baru-baru ini Microsoft sempat kecolongan dan memberi sertifikasi pada driver berisi malware alias malicious software, peranti lunak berbahaya. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Sebelum diperbolehkan beredar, driver komputer buatan para software engineer harus terlebih dahulu diseleksi secara ketat oleh Microsoft demi mendapatkan sertifikasi kelayakan. Namun, baru-baru ini Microsoft sempat kecolongan dan memberi sertifikasi pada driver berisi malware alias malicious software, peranti lunak berbahaya.

Driver itu bernama Netfilter. Driver ini, entah bagaimana, bisa lolos dari seleksi Microsoft meski punya cara kerja yang mencurigakan. Driver ini akan mengalihkan traffic yang dikirim oleh komputer ke sebuah alamat IP di China dan menginstalasi sebuah root certificate ke registry yang ada.

BACA: Microsoft Resmi Suntik Mati Windows 10X

Dilansir PC Gamer pada hari Senin (28/6/2021), Karsten Hahn, seorang analis malware dari G Data, adalah orang pertama yang menemukan driver tersebut. Ia pun langsung mengabari Microsoft , dan driver tersebut langsung ditandai sebagai malware.

Selain aksi cepat tanggap Microsoft dalam menandai driver tersebut, mereka juga memblokir pengirim driver tersebut dan memeriksa kiriman-kiriman sebelumnya dari akun itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
CEO Microsoft Yakin...
CEO Microsoft Yakin AI Akan Mendekati Kecerdasan Manusia dalam 18 Bulan
Microsoft Menjajaki...
Microsoft Menjajaki Integrasi Fitur Mirip OpenClaw ke dalam 365 Copilot
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
9.000 Pekerja Microsoft...
9.000 Pekerja Microsoft Kena PHK Gara-gara AI
Siapa Hossam Nasr dan...
Siapa Hossam Nasr dan Abdo Mohamed? Mantan Staf Microsoft yang Tuding Bill Gates Mendukung Genosida di Gaza
Ibtihal Aboussad Dipecat...
Ibtihal Aboussad Dipecat Microsoft karena Menentang Genosida di Gaza
Rekomendasi
UI Tegaskan Kajian BEM...
UI Tegaskan Kajian BEM Psikologi soal LGBT Bukan Sikap Resmi Kampus
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Messi Moncer! Mbappe, Kane, Haaland Mengekor
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved