Lembaga Riset AS Sebut Benda Terbang Misterius di Pentagon Sulit Dijelaskan

Senin, 28 Juni 2021 - 00:16 WIB
loading...
Lembaga Riset AS Sebut...
Pentagon melakukan investigasi terkait penampakan UFO. FOTO/ IST
A A A
NEW YORK - Kantor Direktur Kecerdasan Nasional (ODNI) Amerika Serikat menolak beberapa benda misterius yang terdeteksi antara 2004 dan 2021 kemungkinan akan menjadi objek terbang yang tidak diketahui ( UFO ).

Menurut laporan itu, para peneliti hanya dapat menjelaskan tentang salah satu dari 144 objek yang biasanya terlihat selama pelatihan militer.

BACA JUGA -
Ilmuwan Telusuri Gen Virus Corona yang Tahun Lalu Diam-diam Dihapus di Wuhan

"Sekitar 18 dari mereka diamati dari berbagai sudut yang menunjukkan gerakan yang luar biasa atau fitur penerbangan dan terbang dengan kecepatan luar biasa.

"Beberapa dari mereka adalah burung, benda buatan manusia seperti drone atau fenomena alam. Objek lain mungkin adalah tes pertahanan rahasia AS atau teknologi canggih yang diproduksi oleh Rusia atau China. Kami membutuhkan teknologi yang lebih maju untuk mengidentifikasi noda.

"Kami menghadapi kekurangan informasi dalam kelompok data untuk memberikan penjelasan spesifik tentang insiden itu," kata laporan itu seperti dilansir dari AFP.

Sebelumnya, intelijen dan komunitas militer AS melakukan studi tentang uap yang dianggap sebagai ancaman potensial.

"UAP jelas memicu masalah pada masalah penerbangan dan mungkin menantang keamanan negara-negara AS," Konten dengan jelas menyebutkan sebagian mungkin operasi intelijen asing atau teknologi lebih canggih daripada yang dimiliki oleh militer negara itu.

Dapat dipahami bahwa laporan diungkapkan setelah berbagai spekulasi tentang UFO yang dipengaruhi oleh pilot militer memicu tanda tanya.

Pada tanggal 27 Desember, mantan Presiden Donald Trump juga menandatangani tagihan yang memberi 180 hari ke Odni untuk mengeluarkan laporan dan tunduk pada Kongres.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Raih Pengakuan Riset...
Raih Pengakuan Riset STEM, 2 Peneliti SGU Masuk Kandidat Ilmuwan Muda
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Rekomendasi
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 21: Elio Diam-Diam Terus Mendekati Arumi
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Berita Terkini
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved