Diprotes Gamers, Resolution Games Ogah Lagi Tayangkan Iklan Facebook
Rabu, 23 Juni 2021 - 03:04 WIB
loading...
A
A
A
Reaksi para gamers merupakan bagian dari perdebatan berkelanjutan tentang peran Facebook di masa depan VR, yang telah ramai selama bertahun-tahun.
BACA JUGA: Guangdong Bakal Jadi Pusat Covid-19 Baru
Headset VR pertama yang diumumkan pada tahun 2021 berhasil mengumpulkan dana lebih dari US$2,4 juta. Melihat prospeknya, baru dua tahun berdiri Facebook langsung memberi perusahaan tersebut seharga US$2 miliar.
Penjualan tersebut menimbulkan kekhawatiran di antara para gamer. Mereka yakin bahwa Facebook akan membawa beberapa praktik bisnisnya sebagai perusahaan periklanan berbasis data ke platform game.
Salah satu pendiri Oculus, Palmer Luckey berusaha untuk menenangkan kekhawatiran mereka. Dia menulis di berbagai posting online bahwa Facebook telah berjanji untuk tidak mengharuskan pengguna memiliki akun Facebook untuk menggunakan perangkat Oculus.
Rencana jangka panjang Facebook tetap menjadi isu kontroversial di kalangan gamer VR. Fans secara luas melihat Oculus Quest 2 Facebook merupakan headset VR paling populer.
BACA JUGA: Guangdong Bakal Jadi Pusat Covid-19 Baru
Headset VR pertama yang diumumkan pada tahun 2021 berhasil mengumpulkan dana lebih dari US$2,4 juta. Melihat prospeknya, baru dua tahun berdiri Facebook langsung memberi perusahaan tersebut seharga US$2 miliar.
Penjualan tersebut menimbulkan kekhawatiran di antara para gamer. Mereka yakin bahwa Facebook akan membawa beberapa praktik bisnisnya sebagai perusahaan periklanan berbasis data ke platform game.
Salah satu pendiri Oculus, Palmer Luckey berusaha untuk menenangkan kekhawatiran mereka. Dia menulis di berbagai posting online bahwa Facebook telah berjanji untuk tidak mengharuskan pengguna memiliki akun Facebook untuk menggunakan perangkat Oculus.
Rencana jangka panjang Facebook tetap menjadi isu kontroversial di kalangan gamer VR. Fans secara luas melihat Oculus Quest 2 Facebook merupakan headset VR paling populer.
Lihat Juga :