Biaya Aplikasi Pesan Antar Makanan Lebih Mahal Dibanding Beli Langsung
Jum'at, 18 Juni 2021 - 12:00 WIB
loading...
Harga pemesanan aplikasi pesan antar makanan lebih mahal karena adanya komponen harga yang tersembunyi. Foto/IST
A
A
A
JAKARTA - Aplikasi pesan antar makanan mengalami peningkatan di masa-masa pandemi Covid-19. Peningkatan terjadi karena adanya pembatasan sosial, efisien dan biaya yang diklaim lebih hemat dibanding membeli makanan sendiri.
Hanya saja alasan terakhir ternyata terbantahkan berdasarkan survei yang dilakukan oleh Which? baru-baru ini.
Which? diketahui melakukan survei dengan melakukan pembelian langsung beberapa makanan melalui aplikasi Deliveroo, UberEats dan Just Eat. Pembelian makanan yang dilakukan melalui ketiga aplikasi itu dilakukan pada makanan yang sama.
Baca juga : Jam Tangan Apresiasi Film Fast and Furious Harganya Capai Rp8,2 Miliar
Hasilnya, biaya pembelian makanan dan pengantaranhnya 23 persen lebih mahal ketimbang membelinya secara langsung.
Hanya saja alasan terakhir ternyata terbantahkan berdasarkan survei yang dilakukan oleh Which? baru-baru ini.
Which? diketahui melakukan survei dengan melakukan pembelian langsung beberapa makanan melalui aplikasi Deliveroo, UberEats dan Just Eat. Pembelian makanan yang dilakukan melalui ketiga aplikasi itu dilakukan pada makanan yang sama.
Baca juga : Jam Tangan Apresiasi Film Fast and Furious Harganya Capai Rp8,2 Miliar
Hasilnya, biaya pembelian makanan dan pengantaranhnya 23 persen lebih mahal ketimbang membelinya secara langsung.
Lihat Juga :