Jangan Salah Pilih Air Purifier Pencegah COVID-19

Senin, 14 Juni 2021 - 23:45 WIB
loading...
Jangan Salah Pilih Air Purifier Pencegah COVID-19
Sebelum memilih produk air purifier yang dianggap ampuh, sebagai pengguna sudah seharusnya mengetahui dengan apa saja fitur yang memang dibutuhkan. Foto/IST
JAKARTA - Di masa pandemi COVID-19, banyak beredar produk pemurni udara yang dikenal dengan nama air purifier. Mulai dari merek baru, sampai brand ternama ikut meramaikan penjualan perangkat yang diklaim dapat mengurangi resiko penularan berbagai virus melalui udara.

Sebelum kita memilih produk yang dianggap ampuh, sebagai pengguna sudah seharusnya mengetahui dengan apa saja fitur yang memang dibutuhkan. Plus terbukti efektif yang dapat dihadirkan oleh air purifier yang akan kita pilih, terlebih konsumen pengguna produk dengan tujuan terhindar dari virus corona atau untuk penempatan di level beresiko tinggi seperti area restoran, ruang kelas, ruang kantor, ruang tindakan operasi pada rumah sakit, dan berbagai area pada fasilitas kesehatan lainnya.

Baca juga : Detail Saudara Kembar Toyota Land Cruiser 300 dari Lexus Beredar

Sistem Penyaringan

Untuk membersihkan dan menyaring udara, sebuah unit air purifier harus memiliki system penyaringan yang baik. Sistem penyaringan yang optimal harusnya tidak hanya terdiri dari satu, melainkan memiliki beberapa tahapan, dimulai dari pre filter yang berguna untuk menangkap partikel besar seperti debu dan tungau.



Setelah itu, udara harus melewati penyaringan yang menggunakan karbon aktif yang berguna untuk menetralisir gas, asap, bau, dan senyawa kimiawi yang berbahaya. Untuk memaksimalkan level penyaringan, unit air purifier harusnya mempunyai filter HEPA yang berfungsi untuk menyaring partikel udara sampai dengan ukuran 0,3 mikron (virus Covid-19 berukuran 0,1 mikron).

Banyak produk di pasaran mempunyai sistem penyaringan, termasuk HEPA filter di dalamnya. Namun air purifier dengan medical grade dan ditujukan untuk penggunaan diarea beresiko tinggi tidak berhenti di level penyaringan. Setelah melewati sistem penyaringan, udara dapat dialirkan ke dalam reaktor dengan lapisan titanium dioksida (TiO2) dan lampu UV.

Lapisan TiO2 akan bereaksi dengan sinar UV dan membentuk radikal hidroksil yang akan mengurai komponen organik dan bioaerosol. Setelahnya, patogen diubah menjadi air dan CO2 yang tidak berbahaya. Dengan memadukan sistem filtrasi dan penguraian mikro organisme tersebut akan sangat efektif dan mengurangi 99,9999% virus di udara.

Perangkat dengan Inovasi Terbaru

Baru-baru ini Rentokil Initial Indonesia melalui brand Calmic menjawab tantangan bisnis air purifier. Pabrikan mencoba peruntungan dengan menghadirkan inovasi terbaru berlabel VIRUSKILLERTM yang diklaim teruji klinis mengurangi 99,9999% virus dalam satu kali aliran udara.



Kemampuannya dimungkinkan dengan perpaduan sistem filtrasi dan inovasi terkini reaktor chamber. Di dalamnya juga memiliki lapisan titanium dioksida (TiO2) dan lampu ultraviolet-C (UV-C).

Baca juga : Moskow Kasih 5 Mobil Gratis Setiap Minggu untuk Peserta Vaksin

Keunggulan VIRUSKILLERTM juga diungkapkan oleh Heri Susanto selaku Managing Director Rentokil Initial Indonesia pada pembukaan webinar online yang diadakan oleh Calmic. “Kita berada di jalur yang tepat dengan meluncurkan produk yang terbukti efektif di tengah situasi pandemic COVID-19. Jika diukur kemampuan VIRUSKILLER untuk mengurangi 99,9999% virus, anggap saja di dalam ruangan ada satu juta virus yang dibersihkan oleh VIRUSKILLER, berarti hanya ada kemungkinan satu virus yang akan disirkulasi ulang," ungkap Heri.
halaman ke-1
preload video
Komentar Anda
TEKNO UPDATE