WHO Desak China Terbuka Soal Asal-Usul COVID-19

Senin, 14 Juni 2021 - 00:15 WIB
loading...
WHO Desak China Terbuka...
Labotarium Wuhan di China tempat yang diduga untuk mengembangkan virus corona. FOTO/ IST
A A A
NEW YORK - Kepala Organisasi Kesehatan Dunia WHO mengumumkan teori kebocoran laboratorium Wuhan tidak dapat dikesampingkan. Bos WHO meminta China harus membantu memecahkan misteri dari mana Covid berasal.

BACA JUGA - Selain UFO, Benda Misterius di Pentagon Pesawat Canggih China dan Rusia

Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, mendesak lebih banyak "transparansi" dari China dalam penyelidikan yang sedang berlangsung dan menyarankan Beijing memberi kemudahan untuk menyelidiki.

China telah berulang kali menyatakan tidak bertanggung jawab atas pandemi global dan menolak teori konspirasi yang mengatakan virus itu dibuat oleh manusia.

Diplomat top China , Yang Jiechi, memperingatkan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken terhadap politisasi asal-usul COVID-19 selama panggilan telepon pada Jumat (11/6/2021). Ia juga meminta AS untuk mematuhi prinsip "satu-China" yang menyatakan Taiwan dan China daratan adalah bagian dari satu China.

Percakapan telepon antara Yang, direktur Kantor Komisi Luar Negeri, dan Blinken menandai pertama kalinya keduanya berbicara sejak pertemuan tatap muka pada bulan Maret di Alaska. Pembicaraan terakhir itu secara luas ditandai sebagai perdebatan, karena kedua diplomat itu secara terbuka mengkritik kebijakan dari negara masing-masing.

Pada hari Jumat, Yang mengatakan negaranya khawatir tentang orang-orang di AS yang menyebarkan kisah tidak masuk akal bahwa virus Corona lolos dari laboratorium Wuhan. Banyak anggota parlemen Amerika mengatakan bahwa kebocoran virus dari laboratorium China cukup masuk akal untuk memerlukan penyelidikan lebih lanjut.

"Kami mendesak Amerika Serikat untuk menghormati fakta dan sains, menahan diri dari mempolitisasi masalah ini...melawan pandemi," ujar Yang seperti dikutip dari Newsweek, Sabtu (12/6/2021).

Baca juga: China: Klaim COVID-19 dari Lab Sama Halnya Menuduh Irak Miliki Senjata Pemusnah Massal

Menurut laporan surat kabar pemerintah China, Global Times, Yang mencatat bahwa China tidak ingin hubungan buruk dengan AS, tetapi dia ingin kedaulatan China diakui oleh AS. Agar ini terjadi, AS harus mematuhi prinsip satu-China.

Yang juga meminta AS untuk menangani masalah terkait Taiwan dengan hati-hati.

"Kami mendesak pihak AS untuk tetap berpegang pada konsensus yang disepakati oleh para pemimpin kedua negara dalam panggilan telepon mereka di Tahun Baru Imlek, untuk mendorong hubungan China-AS kembali ke jalur yang benar," ujarnya.

Komentar Yang tentang Taiwan muncul setelah tiga senator AS mengunjungi pulau itu akhir pekan lalu. Para senator — Tammy Duckworth, Dan Sullivan, dan Christopher Coons — tinggal di Taipei selama sekitar tiga jam pada hari Minggu dan bertemu dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen untuk mengumumkan sumbangan 750.000 dosis vaksin COVID-19 untuk pulau itu. Kementerian pertahanan China mengecam kunjungan itu, menyebutnya sebagai "provokasi politik keji."
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Covid-19 Ngamuk Lagi,...
Covid-19 Ngamuk Lagi, WHO Umumkan Waspada Varian NB.1.8.1
WHO: NB.1.8.1 Varian...
WHO: NB.1.8.1 Varian Baru Covid-19, Menyebar ke 22 Negara Termasuk Asia Tenggara
Varian Baru Covid-19...
Varian Baru Covid-19 Terdeteksi Sudah Berada di AS
Prancis Deteksi Varian...
Prancis Deteksi Varian Baru Covid-19 untuk Pertama Kalinya
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Berita Terkini
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved