Dilapisi Emas Murni, Kitab Yahudi dan Ilmuwan Yakin Kuil Suci Sulaiman Ada di Yerusalem
Kamis, 10 Juni 2021 - 07:09 WIB
loading...
Ilustrasi kuil yang diyakini tempat King Solomon Tample. FOTO/ IST
A
A
A
TEL AVIV - Alasan Israel atau kaum Yahudi mencari King Solomon Tample atau Kuil Suci Sulaiman hingga kini belum terungkap dengan jelas maksud dan tujuannya. Namun Israel meyakini Kuil Suci Sulaiman telah berdiri selama hampir 400 tahun, Kuil itu merupakan permata mahkota Yerusalem, dan pusat ibadat kepada Tuhan.
Arkeolog kelautan Inggris Dr Sean Kingsley mengatakan dalam tulisannya seperti diberitakan Guardian ,Salomo diyakini telah membangun Kuil Pertama Yerusalem di Bukit Bait Suci. Kingsley menulis bahwa semua yang diketahui sejarawan tentangnya berasal dari Alkitab, termasuk detail seperti tempat suci bagian dalamnya yang dilapisi dengan emas murni.
BACA JUGA - Tanah Yerusalem Tunjukkan Fenomena Tak Biasa, Warga Israel Ketakutan
“Membangun kota, istana, dan kuil utama tidak murah. Pelayaran jarak jauh ke tanah Ophir dan Tarsis membawa sungai emas, perak, batu mulia, dan marmer ke istana kerajaan.'' tulis Kingsley
Hampir setengah dari tulisan-tulisan perjanjian lama tertulis pada masa ketika bait Solomon masih berdiri. Memahami pentingnya lokasi, sejarah, dan desainnya dapat sangat mengubah penghormatan seseorang untuk salah satu tempat paling suci di dunia. (
Arkeolog kelautan Inggris Dr Sean Kingsley mengatakan dalam tulisannya seperti diberitakan Guardian ,Salomo diyakini telah membangun Kuil Pertama Yerusalem di Bukit Bait Suci. Kingsley menulis bahwa semua yang diketahui sejarawan tentangnya berasal dari Alkitab, termasuk detail seperti tempat suci bagian dalamnya yang dilapisi dengan emas murni.
BACA JUGA - Tanah Yerusalem Tunjukkan Fenomena Tak Biasa, Warga Israel Ketakutan
“Membangun kota, istana, dan kuil utama tidak murah. Pelayaran jarak jauh ke tanah Ophir dan Tarsis membawa sungai emas, perak, batu mulia, dan marmer ke istana kerajaan.'' tulis Kingsley
Hampir setengah dari tulisan-tulisan perjanjian lama tertulis pada masa ketika bait Solomon masih berdiri. Memahami pentingnya lokasi, sejarah, dan desainnya dapat sangat mengubah penghormatan seseorang untuk salah satu tempat paling suci di dunia. (
Lihat Juga :