Lebih Jujur dan Tidak Dipengaruhi Politik, Warga Eropa Ingin Anggota DPR Digantikan AI

Sabtu, 29 Mei 2021 - 23:05 WIB
loading...
Lebih Jujur dan Tidak...
AI dianggap bisa lebih jujur dan pintar dibandingkan manusia dalam mengambil keputusan. Foto: Ist
A A A
LONDON - Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa sebagianwarga Eropa ingin melihat anggota parlemen mereka diganti dengan algoritma atau kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Penelitian ini dilakukan IE University Center for Governance of Change dengan melibatkan 2.769 relawan dari 11 negara di seluruh dunia.

BACA JUGA: 7 Kendaraan Amfibi Paling Unik dan Paling Canggih di Dunia

Para responden menjawab pertanyaan soal tanggapan mereka tentang pengurangan jumlah anggota parlemen dan memberikan kursi itu kepada AI yang akan memiliki akses ke data mereka.

Dalam hasil studi yang dipublikasikan, menyebutkan meskipun ada batasan yang jelas dengan AI, tetapi 51% orang Eropa mendukung langkah pengurangan anggota parlemen dan memberikan kursi itu kepada AI.

Oscar Jonsson, direktur akademik di IE University's Center for the Governance of Change dan salah satu peneliti utama laporan tersebut, mengatakan telah terjadi penurunan kepercayaan selama beberapa dekade pada demokrasi sebagai bentuk pemerintahan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Rampai Nusantara Sangkal...
Rampai Nusantara Sangkal PSI Gagal Masuk Parlemen karena Jokowi
Mantan Komisioner KPU...
Mantan Komisioner KPU Bicara Ambang Batas Parlemen: Idealnya 0 %
Rekomendasi
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
Agar Lebih Awet dan...
Agar Lebih Awet dan Tidak Menguning, Ini Tips Merawat Buku
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved