Telegram dan Signal 'Ketiban Durian Runtuh' Aturan Baru WhatsApp
Minggu, 23 Mei 2021 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
"Aplikasi ini melihat rata-rata 30% lebih banyak pengguna aktif daripada alternatif," kata Ghodrati.
Sementara itu, direktur kebijakan publik WhatsApp untuk Eropa, Timur Tengah, dan Afrika, Niamh Sweeney, mengatakan kepada komite urusan dalam negeri bahwa eksodus itu diyakini terkait dengan pembaruan persyaratan layanan perusahaan.
BACA JUGA: Panduan Pengecekan Motor yang Bisa Dilakukan di Rumah
Dia menyebut bahwa pembaruan dimaksudkan untuk melakukan dua hal yakni mengaktifkan serangkaian fitur baru seputar perpesanan bisnis, dan memberikan transparansi yang lebih besar seputar kebijakan perusahaan yang sudah ada sebelumnya.
“Tidak ada perubahan pada berbagi data kami dengan Facebook di mana pun di dunia,” tuturnya
Sementara itu, direktur kebijakan publik WhatsApp untuk Eropa, Timur Tengah, dan Afrika, Niamh Sweeney, mengatakan kepada komite urusan dalam negeri bahwa eksodus itu diyakini terkait dengan pembaruan persyaratan layanan perusahaan.
BACA JUGA: Panduan Pengecekan Motor yang Bisa Dilakukan di Rumah
Dia menyebut bahwa pembaruan dimaksudkan untuk melakukan dua hal yakni mengaktifkan serangkaian fitur baru seputar perpesanan bisnis, dan memberikan transparansi yang lebih besar seputar kebijakan perusahaan yang sudah ada sebelumnya.
“Tidak ada perubahan pada berbagi data kami dengan Facebook di mana pun di dunia,” tuturnya
(ysw)
Lihat Juga :