Begini Hasil Investigasi Kominfo Soal Dugaan 279 Juta Data Pribadi yang Bobol
Jum'at, 21 Mei 2021 - 17:35 WIB
loading...
Kominfo menemukan bahwa sampel data diduga kuat identik dengan data BPJS Kesehatan. Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Terkait adanya dugaan kebocoran 279 juta data pribadi penduduk Indonesia, pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), menyampaikan, sampel data pribadi yang beredar telah diinvestigasi sejak 20 Mei 2021.
Berdasarkan hasil investigasi, Kominfo menemukan bahwa akun bernama Kotz menjual data pribadi di Raid Forums. Akun Kotz sendiri merupakan pembeli dan penjual data pribadi (reseller).
BACA JUGA: Jualan Laris tapi Hanya Peringkat 4 versi Canalyst, Ini Kata Xiaomi…
Disampaikan oleh Juru Bicara Kominfo Dedy Permadi, data sampel yang ditemukan tidak berjumlah 1 juta seperti klaim penjual, namun berjumlah 100.002 data.
Kominfo menemukan bahwa sampel data di duga kuat identik dengan data BPJS Kesehatan. Hal tersebut didasarkan pada data Noka (Nomor Kartu), Kode Kantor, Data Keluarga/Data Tanggungan, dan status Pembayaran yang identik dengan data BPJS Kesehatan.
Kominfo, kata Dedy, telah mencegah penyebaran data lebih luas dengan mengajukan pemutusan akses terhadap tautan untuk mengunduh data pribadi tersebut. Terdapat 3 tautan yang terindetifikasi yakni bayfiles.com, mega.nz, dan anonfiles.com.
Berdasarkan hasil investigasi, Kominfo menemukan bahwa akun bernama Kotz menjual data pribadi di Raid Forums. Akun Kotz sendiri merupakan pembeli dan penjual data pribadi (reseller).
BACA JUGA: Jualan Laris tapi Hanya Peringkat 4 versi Canalyst, Ini Kata Xiaomi…
Disampaikan oleh Juru Bicara Kominfo Dedy Permadi, data sampel yang ditemukan tidak berjumlah 1 juta seperti klaim penjual, namun berjumlah 100.002 data.
Kominfo menemukan bahwa sampel data di duga kuat identik dengan data BPJS Kesehatan. Hal tersebut didasarkan pada data Noka (Nomor Kartu), Kode Kantor, Data Keluarga/Data Tanggungan, dan status Pembayaran yang identik dengan data BPJS Kesehatan.
Kominfo, kata Dedy, telah mencegah penyebaran data lebih luas dengan mengajukan pemutusan akses terhadap tautan untuk mengunduh data pribadi tersebut. Terdapat 3 tautan yang terindetifikasi yakni bayfiles.com, mega.nz, dan anonfiles.com.
Lihat Juga :