Mengulas Teknologi dan Sejarah Bom Canggih Amerika yang Dijual ke Israel
Kamis, 20 Mei 2021 - 19:05 WIB
loading...
JDAM adalah alat yang bisa mengubah bom yang mulanya tidak berpemandu menjadi bisa dikendalikan dengan menggunakan Global Positioning System (GPS). Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Pemerintahan Joe Biden diam-diam menyetujui penjualan teknologi bom canggih senilai USD735 juta ke Israel. Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan di tengah konflik yang memanas antara Israel dan Palestina.
BACA JUGA: Amazfit Bip U Pro, Cuma Rp800 Ribuan, Fitur Nggak Kalah dengan Apple Watch
Senjata canggih yang akan dijual AS merupakan Joint Attack Direct Munition (JDAM) buatan Boeing.
Melansir laman resmi Boeing, Kamis (20/5), JDAM adalahalat yang bisa mengubah bom yang mulanya tidak berpemandu menjadi bisa dikendalikan dengan menggunakan Global Positioning System (GPS).
![Mengulas Teknologi dan Sejarah Bom Canggih Amerika yang Dijual ke Israel]()
Tak hanya itu, bom dapat dikirim secara akurat dalam kondisi cuaca apa pun dan dapat diluncurkan pada jarak yang sangat jauh dari target. Sistem navigasi dari bom ini dapat diandalkan untuk memperbarui senjata hingga mencapai target.
BACA JUGA: Amazfit Bip U Pro, Cuma Rp800 Ribuan, Fitur Nggak Kalah dengan Apple Watch
Senjata canggih yang akan dijual AS merupakan Joint Attack Direct Munition (JDAM) buatan Boeing.
Melansir laman resmi Boeing, Kamis (20/5), JDAM adalahalat yang bisa mengubah bom yang mulanya tidak berpemandu menjadi bisa dikendalikan dengan menggunakan Global Positioning System (GPS).

Tak hanya itu, bom dapat dikirim secara akurat dalam kondisi cuaca apa pun dan dapat diluncurkan pada jarak yang sangat jauh dari target. Sistem navigasi dari bom ini dapat diandalkan untuk memperbarui senjata hingga mencapai target.
Lihat Juga :