Facebook Diminta Hentikan Pengembangan Instagram untuk Anak di Bawah 13 Tahun

Rabu, 12 Mei 2021 - 11:00 WIB
loading...
Facebook Diminta Hentikan...
Pengembangan Instagram unutk anak di bawah 13 tahun yang dilakukan Facebook mendapatkan kritikan keras. Foto/IST
A A A
MENLO PARK - Beberapa waktu lalu Facebook dikabarkan tengah merencanakan aplikasi Instagram untuk anak-anak di bawah usia 13 tahun agar bisa berbagi foto dengan aman.

Namun, rencana itu tak berjalan mulus. Pasalnya, pihak Jaksa Agung untuk 44 negara bagian dan yurisdiksi meminta Facebook menghentikan rencana membuat versi Instagram untuk anak-anak.

Baca juga : BMW Gaet Komposer Film Batman buat Suara Knalpot Buatan Mobil Listrik

Timbul banyak kekhawatiran atas platform tersebut jika jadi dibuat, seperti kesehatan mental dan emosional, paparan predator online, dan cyberbullying.

Dalam sebuah surat kepada kepala eksekutif Facebook, Mark Zuckerberg, jaksa penuntut memperingatkan bahwa media sosial dapat berbahaya bagi anak-anak dan akan membuat perusahaan memiliki catatan buruk dalam melindungi anak-anak secara online.

Facebook yang membeli Instagram pada 2012 lalu, saat ini memiliki syarat usia minimal 13 tahun untuk menggunakan platformnya.

Menurut aturan privasi anak-anak federal, perusahaan harus meminta izin orang tua untuk mengumpulkan data tentang pengguna yang berusia di bawah 13 tahun.

"Tanpa ragu, ini adalah ide berbahaya yang membahayakan keselamatan anak-anak kita dan membahayakan mereka secara langsung,” Kata Letitia James selaku jaksa agung New York, dikutip dari The New York Times, Rabu (12/5/2021).

"Ada terlalu banyak kekhawatiran jika membiarkan Facebook melanjutkan dengan idenya itu. Oleh sebabnya kami meminta perusahaan untuk menghentikan peluncuran Instagram Kids-nya," sambung James.

Facebook sendiri akan tetap mempertahankan rencananya, dengan mengatakan bahwa pengembangan Instagram versi anak-anak akan mempertimbangkan keamanan dan privasi.

Baca juga : Perkuat Aura Premium, Vespa Hadir dengan Warna-Warna baru

Perusahaan bahkan bersumpah bahwa platform khusus tersebut tidak akan menampilkan iklan di aplikasi.

"Seperti yang diketahui setiap orang tua, anak-anak sudah mengenal dunia maya," kata Andy Stone, juru bicara Facebook.

"Kami ingin memperbaiki situasi ini dengan memberikan pengalaman yang memberi orang tua visibilitas dan kendali atas apa yang dilakukan anak-anak mereka,” pungkasnya.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Sahroni Minta Siber...
Sahroni Minta Siber Polri Kejar Dalang Spam Judi Online di Medsos: Bukan Hal Sulit bagi Polisi
Komentar Judi Online...
Komentar Judi Online Dinilai Bukan Sekadar Promosi, Pakar: Tapi Upaya Provokasi Sistematis
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Rekomendasi
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
6 Alasan Ribuan Narapidana...
6 Alasan Ribuan Narapidana Masuk Islam di Penjara AS Setiap Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved