Hujan Meteor Eta Aquarid 2021 Mencapai Puncaknya Pekan Ini, Begini Cara Melihatnya

Kamis, 06 Mei 2021 - 04:14 WIB
loading...
Hujan Meteor Eta Aquarid...
Justin Ng dari Singapura berhasil menangkap pemandangan meteor Eta Aquarid terang yang meluncur melintasi langit malam di atas Gunung Bromo, di Pulau Jawa. Foto/Justin Ng
A A A
JAKARTA - Para penikmat luar angkasa akan menikmati pemandangan luar biasa akhir pekan ini. Ya, hujan meteor eta Aquarid akan terlihat jelas di langit!

Kamis dini hari (6 Mei 2021), tepat sebelum fajar mulai menerangi langit timur, warga Bumi akan berkesempatan melihat, meski sebentar, beberapa sisa ekor komet paling terkenal akan menerangi langit pagi.

Baca juga : Setelah Huawei dan Xiaomi, Oppo Kini Siap Bikin Mobil

Komet Halley membuat lintasan terakhirnya melalui tata surya bagian dalam pada tahun 1986 dan baru akan kembali pada musim panas 2061. Meskipun demikian, setiap kali Halley menyapu Matahari, dia meninggalkan jejak berdebu -sebut saja sampah kosmik- yang mengikuti di belakang komet.

Dan ternyata, orbit Komet Halley mendekati orbit Bumi di dua tempat. Satu titik terjadi di pertengahan hingga akhir Oktober, menghasilkan tampilan meteor yang dikenal sebagai Orionids. Titik lainnya datang pada awal Mei, menghasilkan Eta Aquarids.

Dalam kondisi ideal alias langit gelap tanpa Bulan, sekitar 30 hingga 60 meteor yang sangat cepat ini dapat terlihat per jam pada puncak tampilan pada 6 Mei. Pemandangan "pancuran air" muncul sekitar seperempat kekuatan puncak selama beberapa hari sebelum dan sesudah 6 Mei.

Baca juga : Bugatti Buat Meja Biliar Seharga 19 Mobil Daihatsu Rocky


Tahun ini akan menjadi tahun yang sangat baik untuk menikmati Eta Aquarid, karena Bulan akan berada dalam fase sabit yang memudar. Jadi hanya 28% yang diterangi dan memberikan sedikit gangguan untuk melihat lintasan cahaya yang deras ini.

Dari tempat-tempat di selatan khatulistiwa, Eta Aquarids menampilkan pertunjukan yang sangat bagus. Masyarakat Australia menganggapnya sebagai tampilan meteor terbaik tahun ini.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan China Siap...
Rusia dan China Siap Halau Badai Matahari
Keajaiban Tibet: Ribuan...
Keajaiban Tibet: Ribuan Panel Surya Ubah Tanah Mati Jadi Subur, Kok Bisa?
NASA Deteksi Semburan...
NASA Deteksi Semburan Flare Matahari Kembali Normal
Karena Alasan Ini, Batu...
Karena Alasan Ini, Batu dari Mars di Afrika Diselidiki
Fenomena Alam Juli 2025:...
Fenomena Alam Juli 2025: Matahari Lambat Terbenam hingga Jarak Bumi Semakin Menjauh
Bagian Matahari yang...
Bagian Matahari yang Belum Pernah Dilihat Manusia Menampakan Wujudnya
Jadi Senjata Canggih...
Jadi Senjata Canggih Baru Indonesia, Ini Kehebatan Rudal Meteor
Meteor Cirebon Jadi...
Meteor Cirebon Jadi Alarm Bahaya, Fisikawan IPB Ungkap Ancaman Asteroid hingga Badai Matahari
Batu Mars Terbesar di...
Batu Mars Terbesar di Dunia Terjual Seharga Rp88 Miliar di Pelelangan
Rekomendasi
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Berita Terkini
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Konsumen Kini Utamakan...
Konsumen Kini Utamakan Garansi Bukan Cuma Spesifikasi saat Beli Ponsel
Infografis
Waswas Perang Dunia...
Waswas Perang Dunia III, Ini Cara Bertahan dari Serangan Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved