Ilmuwan NASA Temukan Indikasi bahwa Parallel Universe Benar-Benar Ada
Jum'at, 22 Mei 2020 - 14:18 WIB
loading...
Partikel yang dinamakan Tau Neutrino ini menjelaskan bahwa mereka menempuh perjalanan yang terbalik. FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - Pada awal 1960-an, manusia telah mengenal konsep alam semesta paralel atau parallel universe. Konsep ini menjelaskan tentang terjadinya hukum fisika yang terbalik, tidak seperti yang diketahui saat ini.
Bagi pecinta film atau cerita saint-fiksi, konsep ini sudah sangat populer dan cukup digemari, tapi mendapat respon skeptis dari banyak orang. Namun, baru-baru ini parallel universe sepertinya terbukti juga ada di dunia nyata.(Baca juga: Akui Ada Upaya Pembobolan, Tokopedia Klaim Data Pengguna Terlindungi )
Mengutip dari New York Post, Jumat (22/5/2020), sekelompok ilmuwan NASA berhasil menemukan partikel yang dipercaya dari parallel universe. Parallel tersebut kemungkinan besar berasal dari Bing Bang, ledakan besar yang dipercaya membentuk alam semesta. Baca Juga: Perlu Tindakan Khusus, Indonesia Memasuki Puncak Bencana COVID-19
Awalnya para ilmuwan tersebut sedang melakukan eksperimen untuk mendeteksi kosmos, dengan menerbangkan alat bernama Antartic Impulsive Transient Antenna (ANITA), di langit Antartika.
Kemudian, mereka menemukan partikel-partikel berenergi tinggi yang masuk ke Bumi dari luar angkasa. Fenomena ilmiah ini memang lumrah terjadi. Tetapi ternyata ANITA juga menemukan partikel yang energinya lebih tinggi, dan justru berasal dari Bumi menuju luar angkasa.
Bagi pecinta film atau cerita saint-fiksi, konsep ini sudah sangat populer dan cukup digemari, tapi mendapat respon skeptis dari banyak orang. Namun, baru-baru ini parallel universe sepertinya terbukti juga ada di dunia nyata.(Baca juga: Akui Ada Upaya Pembobolan, Tokopedia Klaim Data Pengguna Terlindungi )
Mengutip dari New York Post, Jumat (22/5/2020), sekelompok ilmuwan NASA berhasil menemukan partikel yang dipercaya dari parallel universe. Parallel tersebut kemungkinan besar berasal dari Bing Bang, ledakan besar yang dipercaya membentuk alam semesta. Baca Juga: Perlu Tindakan Khusus, Indonesia Memasuki Puncak Bencana COVID-19
Awalnya para ilmuwan tersebut sedang melakukan eksperimen untuk mendeteksi kosmos, dengan menerbangkan alat bernama Antartic Impulsive Transient Antenna (ANITA), di langit Antartika.
Kemudian, mereka menemukan partikel-partikel berenergi tinggi yang masuk ke Bumi dari luar angkasa. Fenomena ilmiah ini memang lumrah terjadi. Tetapi ternyata ANITA juga menemukan partikel yang energinya lebih tinggi, dan justru berasal dari Bumi menuju luar angkasa.
Lihat Juga :