Bahaya Aplikasi Malware WhatsApp Pink Masih Mengintai, Begini Cara Menghindarinya

Selasa, 04 Mei 2021 - 14:30 WIB
loading...
Bahaya Aplikasi Malware...
Aplikasi malware seperti WhatsApp Pink akan menyusup ke dalam ponsel dan mencuri data pribadi seperti foto, SMS, kontak, dan lain-lain. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Pengguna WhatsApp harus berhati-hati terhadap link yang disebarkan di dalam grup yang tidak dikenal atau kontak yang asing. Karena bisa jadi itu aplikasi malware WhatsApp Pink.

Sebenarnya WhatsApp Pink sudah ramai dibicarakan sejak akhir April 2021 silam. Saat itu banyak beredar penipuan berupa link yang jika di klik akan mengalihkan pengguna untuk mengunnduh file APK.

BACA JUGA: Idealnya, Harga LSUV Honda N7X Concept Antara Rp270 Juta-Rp310 Juta

Jika di instal, tema atau aplikasi WhatsApp baru berwarna pink atau merah muda tersebut ternyata isinya virus. Dampaknya, akun WhatsApp pengguna akan diambil alih oleh hacker dan mereka akan kehilangan akun WhatsApp mereka.

”Virus ini menyebar di grup WhatsApp dengan link download APK. Jangan klik link apapun dengan nama #WhatsAppPink,” ujar pakar keamanan siber Rajshekhar Rajaharia asal India.

Aplikasi malware seperti WhatsApp Pink akan menyusup ke dalam ponsel dan mencuri data pribadi seperti foto, SMS, kontak, dan lain-lain. Malware juga bisa memonitor semua yang diketik pengguna untuk mencuri password bank.

Berikut adalah cara untuk terhindar dari WhatsApp Pink atau mencurigakan berupa malware atau scam:

1. Hati-hati saat menerima WhatsApp dari kontak yang tidak dikenal. Apalagi, jika mereka menggunakan bahasa Inggris, bahasa Indonesia yang kaku, serta membagikan tautan link tertentu. Segera hapus pesannya!
2. Jangan pernah menginstal aplikasi dalam bentuk APK kecuali dari Google Play Store. Karena tidak ada yang bisa menjamin jika aplikasi tersebut berisi malware atau virus.
3. Selalu skeptis atau curiga ketika ada teman, kerabat, atau rekan kerja tiba-tiba meminta pinjaman uang. Ada kemungkinan akun WhatsApp mereka sudah di hack atau di ambil alih orang lain.
4. Jangan pernah memberi kode apapun ke orang lain. Baik di aplikasi WhatsApp, Gojek, ataupun lainnya. Karena itu adalah bentuk scam yang dilakukan hacker atau peretas.
5. Aktifkan otentikasi 2 faktor di WhatsApp, juga Google dan iCloud. Fitur ini memiliki fungsi untuk melindungi akun dari penggunanya sebanyak 2 lapis dari peretas atau hacker.

Nah, bagaimana cara menghapus WhatsApp Pink jika sudah terinstal?

Langkah 1
Uninstall WhatsApp Pink. Jika ada laptop atau perangkat lain terhubung ke aplikasi WhatsApp Web, secepatnya log out dan hapus.

Langkah 2
Bersihkan cache peramban web yang digunakan dengan masuk ke Setting. Pilih “Clear Catche”.

Langkah 3
Cek izin atau permission dari semua aplikasi. Jika ada yang mencurigakan, segera hapus. Aplikasi WhatsApp Pink bisa tidak muncul setelah di instal. Karena itu agak sulit untuk menemukannya dan melakukan uninstal.

BACA JUGA: Honda N7X Concept Masuk Kategori LSUV, Apakah Honda BR-V Akan Diskontinyu?

Pergi ke Setting. Pilih Apps. Cari aplikasi WhatsApp Pink dan pilih uninstal.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
WhatsApp Kembangkan...
WhatsApp Kembangkan Fitur Pesan Selamat Datang Otomatis di Grup
Patut Dicontoh Indonesia,...
Patut Dicontoh Indonesia, Eropa Paksa Meta Bayar Karya Jurnalis yang Ditayangkan
Geger Layanan Berbayar...
Geger Layanan Berbayar WhatsApp Plus: Rp13 Ribu untuk Stiker dan Fitur Receh
Ngeri atau Canggih?...
Ngeri atau Canggih? Meta Rilis Fitur WhatsApp AI yang Bisa Balas Chat Keluarga Sendiri
10 Ucapan Sumpah Pemuda...
10 Ucapan Sumpah Pemuda untuk Dibagikan di Grup WhatsApp Keluarga dan Kantor
Nomor HP Said Iqbal...
Nomor HP Said Iqbal Disebar sebagai Adies Kadir: Itu Kan Teror
Instagram dan WhatsApp...
Instagram dan WhatsApp Arya Daru Sempat Aktif usai Meninggal, Padahal Polisi Bilang HP Hilang
Rekomendasi
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
SMUP Unpad 2026 Digelar...
SMUP Unpad 2026 Digelar Hari Ini, Cek Ketentuan yang Harus Dipatuhi
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved