Ini Jenis Informasi Pribadi yang Jangan Sampai Terunggah ke Medsos

Selasa, 04 Mei 2021 - 18:00 WIB
loading...
Ini Jenis Informasi...
Tidak semua informasi bisa dengan bebas diunggah di sosial media. Hindari mengunggah informasi pribadi. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Perusahaan keamanan siber Kaspersky merilis laporan berjudul “Making Sense of Our Place in the Digital Reputation Economy". Laporan tersebut mengungkapkan beberapa jenis informasi pribadi yang dianggap kritikal bagi para pengguna media sosial di Asia Tenggara, yang tidak ingin mereka bagikan atau simpan secara online.

Informasi keuangan, seperti detail kartu kredit atau debit, menempati urutan teratas dengan mayoritas (76%) dari 861 responden di wilayah tersebut mengungkapkan bahwa mereka ingin menjaga data keuangan dengan baik dari internet. Sudut pandang ini tertinggi di antara Baby Boomers (85%), diikuti oleh Gen X (81%), dan Millennials (75%). Gen Z, generasi termuda, mencatat persentase terendah dengan hanya 68% memilih untuk tidak menyimpan kredensial keuangan mereka secara online.

Baca juga : Cermati, Ruangan-ruangan Spesial di Dealer Supermewah Rolls-Royce

Di platform jejaring sosial, masyarakat Asia Tenggara juga memilih untuk tidak membagikan informasi identitas pribadi mereka di media sosial (69%), informasi tentang keluarga dekat (64%), keberadaan mereka (geotag) (54%), dan pekerjaan (47% ).

Selain itu, responden dari Asia Tenggara hampir dengan suara bulat mengungkapkan khawatir jika data berharga ini akan dilihat atau dicuri oleh para pelaku kejahatan siber (73%) dan orang tidak dikenal secara online (61%).

"Sebagian besar masyarakat kini juga menyadari bahwa para pelaku kejahatan siber dan orang asing seharusnya tidak pernah boleh mendapatkan informasi penting tersebut. Namun bagaimanapun, kesadaran online juga harus dapat dibuktikan dengan tindakan," ujar Chris Connell, Managing Director untuk Asia Pasifik Kaspersky dalam keterangan tertulis, Selasa (4/5/2021).

Sementara sebagian besar (71%) responden di Asia Tenggara menggunakan kata sandi untuk melindungi laptop atau ponsel mereka, hanya 5 dari 10 (54%) yang memeriksa dan mengubah pengaturan privasi perangkat, aplikasi, atau layanan yang digunakan dan hanya 4 dari 10 ( 47%) menghindari penggunaan perangkat lunak dan aplikasi ilegal atau bajakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
X Batasi Pengguna Gratis...
X Batasi Pengguna Gratis hanya 50 Tweet Sehari
Akun Roblox Anak di...
Akun Roblox Anak di Bawah 16 Tahun Akan Dinonaktifkan Mulai 28 Maret, Ini Faktanya
Mark Zuckerberg Diseret...
Mark Zuckerberg Diseret ke Pengadilan Kasus Dampak Medsos terhadap Anak-anak
Turki Terapkan Aturan...
Turki Terapkan Aturan Baru di Medsos untuk Melindungi Anak-anak
TikTok Dipaksa Matikan...
TikTok Dipaksa Matikan Fitur Infinity Scroll karena Menyebabkan Kecanduan
Menyerupai GIF, Threads...
Menyerupai GIF, Threads Mulau Menguji Stiker Animasi
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Rekomendasi
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Kasus Hanania Travel,...
Kasus Hanania Travel, Aaliyah Massaid Akui Sedih Melihat Jemaah Umrah Gagal Berangkat
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved