Ini Rahasia Malware yang Tak Bisa Dihapus dari Ponsel Android

Minggu, 19 April 2020 - 14:23 WIB
loading...
Ini Rahasia Malware...
xHelper malware telah muncul pada akhir 2019. Pada Oktober, malware telah menginfeksi 45.000 perangkat dan tidak berakhir pada waktu itu. Foto/ist
A A A
JAKARTA - xHelper merupakan malware sangat berbahaya yang menyerang perangkat Android. Malware menjadi terkenal karena mampu bertahan hidup memulihkan sistem ke pengaturan pabrik. Analis tidak tahu untuk waktu yang lama bagaimana cara kerja pemulihan diri dari xHelper.

xHelper malware telah muncul pada akhir 2019. Pada Oktober, malware telah menginfeksi 45.000 perangkat dan tidak berakhir pada waktu itu. Ancaman unik ini mampu bertahan memulihkan diri pada ponsel cerdas ke pengaturan pabrik. Mekanisme operasinya tetap rahasia selama beberapa bulan.

Mengutip laman Giz China, Spesialis Lab Kaspersk mengaku telah menemukan dan menganalisis ancaman xHelper. Hal yang paling menarik tentang malware itu adalah dia dapat menginstal sendiri pada partisi sistem.

Dalam mode operasi Android normal, bagian memori ini dipasang read-only. Karena itu tidak mungkin untuk menghapus file xHelper selama penggunaan smartphone tradisional. Komponen-komponennya disamarkan antara file sistem yang diperlukan untuk operasi Android.

Atribut yang ditugaskan untuk file xHelper tidak memungkinkan penghapusan bahkan oleh pengguna dengan hak akses root. Bahkan xHelper sanggup menghapus semua aplikasi yang berhubungan dengan root (misalnya, Superuser). Seolah itu tidak cukup, malware memodifikasi perpustakaan Android untuk mencegah pemasangan partisi sistem untuk menulis dalam kondisi apa pun.

Bahkan, satu-satunya cara untuk menghilangkan malware ini adalah mem-flash smartphone Anda dari versi pemulihan. Dalam mode pemulihan, Anda perlu mengunggah gambar sistem yang sama sekali baru. Dan di sini kita sampai pada daya tarik lain -banyak gambar Android untuk smartphone yang lebih murah dari China sudah memiliki "add-on" yang mengunduh xHelper.

Ingatlah bahwa malware tersebut memengaruhi, terutama untuk Android versi 6 dan 7, sehingga pengguna dengan versi lebih baru akan lebih aman. Perkiraan jumlah ponsel yang terkena infeksi xHelper sebelumnya berkisar sekitar 33.000-45.000 unit.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejahatan AI Tidak Terkendali,...
Kejahatan AI Tidak Terkendali, Eropa Awasi Ketat Deepfake
Inilah Spesifikasi Lengkap...
Inilah Spesifikasi Lengkap Trump T1, Smartphone Android Berlapis Emas Seharga Rp8 Jutaan
Risiko Pakai Charger...
Risiko Pakai Charger Murah Buatan China dengan Daya Tinggi
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
Samsung Siap Angkat...
Samsung Siap Angkat Kaki dari China, Ini Masalahnya
Produksi Smartphone...
Produksi Smartphone pada Q1 2026 Turun 41 Persen
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Zentara Perusahaan Keamanan...
Zentara Perusahaan Keamanan Siber di Indonesia Raih Sertifikasi Sistem Manajemen AI
Nurul Arifin Sebut Akun...
Nurul Arifin Sebut Akun Medsos Wajib Pakai Nomor HP Bisa Jadi Tameng Indonesia Lawan Kejahatan Siber
Rekomendasi
AMI: Kebudayaan sebagai...
AMI: Kebudayaan sebagai Solusi Krisis Kepribadian Bangsa
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
Berita Terkini
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved