Sebar Gambar Mesum, Tag Massal Porno di Facebook Bikin Resah
Kamis, 22 April 2021 - 12:25 WIB
loading...
Ilustrasi Facebook. FOTO/ Ist
A
A
A
JAKARTA - Beberapa waktu belakangan, puluhan ribu pengguna Facebook di Indonesia kebanjiran aksi tag massal. Para pengguna tiba-tiba saja mendapat mention dan di tag dalam sebuah unggahan yang berisi pornografi.
Mengenai kasus ini perusahaan keamanan siber Vaksincom mencoba menyelidikinya. Awalnya mereka mendapatkan informasi ini, namun ketika ingin melakukan penyelidikan, unggahan dan situs yang melakukan mention sudah hilang dihapus admin Facebook karena banyak dilaporkan pengguna.
BACA JUGA - Laut Stabil, Hasil Riset Minta Penduduk Bumi Harus Waspada
Dengan begitu tidak diketahui penyebab utama dan modus, serta masalah ini tidak dapat dianalisa dengan baik.
"Namun, ketika aksi mention ini dilakukan kedua kali, beberapa teman mengirimkan bukti ke Vaksincom sehingga bisa langsung dianalisa," kata Pakar Keamanan Siber sekaligus Pendiri Vaksincom, Alfons Tanujaya, dalam keterangannya, Kamis (22/4/2021)
Menurut Alfons, posting ini memang sengaja dibuat dan dipersiapkan terlebih dahulu secara khusus. Dalam meluncurkan aksinya terkandung aksi phishing yang bertujuan untuk mencuri kredensial Facebook korbannya.
Selain itu, Facebook Page yang dibuat ini juga berbahasa Indonesia sehingga patut di duga ada orang Indonesia yang terlibat dalam aksi ini.
"Metode yang digunakan untuk memancing korbannya juga tidak jauh-jauh, ibarat memancing anak kecil dengan permen guna menculiknya, korban dipancing dengan video dengan judul bombastis dan gambar seronok," jelas Alfons.
Mengenai kasus ini perusahaan keamanan siber Vaksincom mencoba menyelidikinya. Awalnya mereka mendapatkan informasi ini, namun ketika ingin melakukan penyelidikan, unggahan dan situs yang melakukan mention sudah hilang dihapus admin Facebook karena banyak dilaporkan pengguna.
BACA JUGA - Laut Stabil, Hasil Riset Minta Penduduk Bumi Harus Waspada
Dengan begitu tidak diketahui penyebab utama dan modus, serta masalah ini tidak dapat dianalisa dengan baik.
"Namun, ketika aksi mention ini dilakukan kedua kali, beberapa teman mengirimkan bukti ke Vaksincom sehingga bisa langsung dianalisa," kata Pakar Keamanan Siber sekaligus Pendiri Vaksincom, Alfons Tanujaya, dalam keterangannya, Kamis (22/4/2021)
Menurut Alfons, posting ini memang sengaja dibuat dan dipersiapkan terlebih dahulu secara khusus. Dalam meluncurkan aksinya terkandung aksi phishing yang bertujuan untuk mencuri kredensial Facebook korbannya.
Selain itu, Facebook Page yang dibuat ini juga berbahasa Indonesia sehingga patut di duga ada orang Indonesia yang terlibat dalam aksi ini.
"Metode yang digunakan untuk memancing korbannya juga tidak jauh-jauh, ibarat memancing anak kecil dengan permen guna menculiknya, korban dipancing dengan video dengan judul bombastis dan gambar seronok," jelas Alfons.
Lihat Juga :