Penerapan Teknologi Digitalisasi Candi Borobudur Perlu Riset yang Mendalam

Rabu, 21 April 2021 - 18:01 WIB
loading...
Penerapan Teknologi...
Candi Borobudur di Jawa Tengah. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
MAGELANG - Kegiatan riset dan pengelolaan warisan budaya Candi Borobudur secara digital masih terbatas, sehingga diperlukan kajian atau pelatihan yang lebih mendalam dalam hal pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas interpretasi kajian warisan budaya, pengembangan konsep penelitian, dan model pengelolaan warisan budaya.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Kewilayahan telah bekerjasama dengan Art Research Center, Universitas Ritsumeikan Kyoto, dan Balai Konservasi Borobudur (BKB) mengembangkan kajian pengembangan humaniora digital. Ekspose dan sosialisasi hasil penelitian kerjasama tahap pertama akan disajikan dalam webinar dengan judul “Digitalisasi dan Visualisasi 3D Candi Borobudur” pada Kamis, 22 April 2021
BACA JUGA - Laut Stabil, Hasil Riset Minta Penduduk Bumi Harus Waspada

Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan LIPI, Tri Nuke Pudjiastuti, menyatakan perekaman dan pendataan digital Candi Borobudur adalah salah satu aspek kunci dalam pendekatan digital humanities (humaniora digital). “Hal ini merupakan cara baru pemanfaatan teknologi digital untuk konseptualisasi permasalahan, target, dan inovasi yang terkait dengan riset dan pengelolaan warisan budaya,” papar Nuke.

Menurut Nuke, kerjasama ini memanfaatkan teknologi digital berupa perekaman digital dan visualisasi 3D untuk menggali aspek arkeologis dan sejarah yang selama ini luput dari penelitian yang sudah ada tentang Candi Borobudur. “Pada saat yang sama, kerja sama penelitian ini memanfaatkan teknologi digital tersebut untuk pengembangan konsep arkeologi dan antropologi publik. Konsep tersebut dapat dimanfaatkan untuk memberikan dimensi pendekatan baru dalam relasi antara pengelolaan cagar budaya dengan masyarakat pengguna,” jelasnya.

Di lain sisi, Kepala Pusat Penelitian Kewilayahan LIPI, Ganewati Wuryandari mengungkapkan, di sisi akademis kerja sama penelitian ini menjadi kesempatan yang sangat berharga untuk mengembangkan metode riset digital. “Dalam hal kajian warisan budaya, dapat memanfaatkan teknologi terbaru seperti, kecerdasan buatan atau artificial intelligence, machine learning, dan visualisasi transparan, serta kaitan antara metode riset digital. Konsep yang digunakan adalah analisis sosial untuk melihat perubahan sosial terkait kemajuan teknologi digital dalam pengelolaan warisan budaya,” ungkap Ganewati.

Sementara itu, Fadjar Ibnu Thufail, peneliti Pusat Penelitian Kewilayahan LIPI menjelaskan proses digitalisasi Candi Borobudur pada situasi pandemi baru tercapai sebagian. “Karena cakupan target digitalisasi Candi Borobudur sangat luas, maka proses pemindaian dilakukan melalui beberapa tahap. Sampai akhir 2020, pemindaian telah dilakukan dengan menerapkan teknik fotogrametri jarak-dekat atau close-range photogrammetry dan telah berhasil mencakup 75% dari selasar tingkat pertama candi. Pemotretan fotogrametri akan terus dilakukan sampai mencakup seluruh tingkat bangunan candi,” tegasnya.

Dirinya menyatakan, salah satu capaian penting dalam penelitian tahap pertama tersebut adalah keberhasilan konversi foto cetak Relief Karmawibhangga menjadi model 3D digital. “Relief Karmawibhangga saat ini tertutup oleh kaki candi dan tidak bisa dinikmati publik. Hanya 3 panel yang sengaja dibuka. Tetapi, pada saat dilakukan rekonstruksi candi oleh Belanda pada awal abad ke-20, seluruh panel relief ini telah difoto oleh fotografer Kasijan Chepas. Tim ahli dari Universitas Ritsumeikan Jepang berhasil menciptakan algoritma dengan menggunakan teknologi machine learning untuk mengkonversi foto 2D relief Karmawibhangga menjadi model digital 3D,” terang Fadjar.

Pada tahap penelitian selanjutnya, tim peneliti akan menggabungkan model 3D yang diperoleh dari pemindaian fotogrametri jarak-dekat. “Diharapkan model 3D yang dihasilkan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pelestarian dan penelitian Candi Borobudur , serta mendukung aspek pendidikan publik dan pariwisata,” pungkasnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Skandal Riset Palsu...
Skandal Riset Palsu Internasional, Mendiktisaintek Ungkap 4 Terduga Pelaku Lulusan UNY
Rekomendasi
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved