Kenali Ilmu Sains Pada Anak, MFF Beri Bantuan ke SOS
Rabu, 21 April 2021 - 16:18 WIB
loading...
ki-ka: Skolastika Sylvia, MC Gregor Hadi Nitihardjo, National Director of SOS Childrens Villages Indonesia Walter Huber, Managing Director of Merck Family Foundation Christopher Thomas, President Director of PT Merck Chemicals and Life Sciences Sumardi, V
A
A
A
JAKARTA - SOS Children’s Villages Indonesia (SOS) mengumumkan kerja samanya dengan Merck Family Foundation (MFF), . MFF memberikan bantuan pendidikan bagi anak-anak SOS senilai 105,600 Euro atau Rp1,8 milliar.
Bantuan dana ini diberikan selama dua tahun untuk memenuhi kebutuhan dasar, pemenuhan gizi dan kesehatan serta pengadaan sanitasi yang layak bagi anak-anak dan keluarga SOS di 8 lokasi di Indonesia. Karyawan Merck Indonesia akan terlibat sepenuhnya dalam kegiatan amal yang digelar secara sukarela.
Dengan populasi lebih dari 271 juta orang, Indonesia menempati posisi keempat sebagai negara dengan populasi terbanyak di dunia[1]. Populasi ini akan terus bertumbuh bahkan diprediksi akan mencapai 300 juta orang pada tahun 2045.
Saat ini, paling tidak 26,42 juta orang sudah termasuk pada kategori prasejahtera, di mana angka ini terus meningkat setelah pandemi COVID-19 dan terus bertumbuh sebesar 1,63 juta orang dalam setahun. Dampak yang signifikan juga terjadi pada anak-anak yang telah atau berisiko kehilangan pengasuhan orang tua.
“Tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini semakin beragam dan berat. SOS Children’s Villages Indonesia sebagai organisasi nirlaba yang memberikan pengasuhan alternatif berbasis keluarga untuk anak-anak yang telah atau terancam kehilangan pengasuhan orang tua, kami ingin memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk bertumbuh dan mengembangkan diri mereka menuju kemandirian. Hal yang kami lakukan adalah memberi perhatian lebih terhadap pengasuhan berkualitas, akses terhadap pendidikan, dan juga jaminan kesehatan bagi anak-anak. ” ujar Gregor Hadi Nitihardjo, National Director SOS Children’s Villages Indonesia.
Bantuan dana ini diberikan selama dua tahun untuk memenuhi kebutuhan dasar, pemenuhan gizi dan kesehatan serta pengadaan sanitasi yang layak bagi anak-anak dan keluarga SOS di 8 lokasi di Indonesia. Karyawan Merck Indonesia akan terlibat sepenuhnya dalam kegiatan amal yang digelar secara sukarela.
Dengan populasi lebih dari 271 juta orang, Indonesia menempati posisi keempat sebagai negara dengan populasi terbanyak di dunia[1]. Populasi ini akan terus bertumbuh bahkan diprediksi akan mencapai 300 juta orang pada tahun 2045.
Saat ini, paling tidak 26,42 juta orang sudah termasuk pada kategori prasejahtera, di mana angka ini terus meningkat setelah pandemi COVID-19 dan terus bertumbuh sebesar 1,63 juta orang dalam setahun. Dampak yang signifikan juga terjadi pada anak-anak yang telah atau berisiko kehilangan pengasuhan orang tua.
“Tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini semakin beragam dan berat. SOS Children’s Villages Indonesia sebagai organisasi nirlaba yang memberikan pengasuhan alternatif berbasis keluarga untuk anak-anak yang telah atau terancam kehilangan pengasuhan orang tua, kami ingin memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk bertumbuh dan mengembangkan diri mereka menuju kemandirian. Hal yang kami lakukan adalah memberi perhatian lebih terhadap pengasuhan berkualitas, akses terhadap pendidikan, dan juga jaminan kesehatan bagi anak-anak. ” ujar Gregor Hadi Nitihardjo, National Director SOS Children’s Villages Indonesia.
Lihat Juga :