Donasi Kuota Bantu Persiapkan Digitalisasi Sekolah

Jum'at, 16 April 2021 - 19:38 WIB
loading...
Donasi Kuota Bantu Persiapkan Digitalisasi Sekolah
Ilustrasi Belajar Online. FOTO/ DOK IST
JAKARTA - Teknologi sudah selayaknya mampu mempermudah semua sendi kehidupan termasuk di bidang pendidikan.

"Teknologi telah mengubah dinamika pendidikan sehingga IDE menilai, berinvestasi pada teknologi menjadi utama bagi institusi pendidikan guna menciptakan pengalaman belajar yang relevan," ujar Desta Soe’oed, General ManagerPT Infrastruktur Digital Edukasi (IDE) di sela-sela donasi paket kuota internet setiap bulan dan layanan learning management system (LMS) selama setahun di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Huda Sakti, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (15/4/2020).

BACA JUGA -5 Fakta Planet Neptunus, dari Hujan Berlian hingga Badai Menakutkan

Desta menilai, dengan platform tepat, kehadiran teknologi dapat memudahkan proses belajar mengajar dan dan meringankan beban kerja guru ketika harus menghadirkan pendidikan secara online.

"Dengan platform SqolaRia yang sudah kita kembangkan sejak 2017, pembelajaran terasa lebih fun, belajar dan bermain dapat di satu tempat di platform ini,” tambah Desta.



Platform ini juga mempermudah guru, anak dan orang tua dalam menghadapi pembelajaran online.

Namun, kesenjangan pendidikan berbasis digital masih menjadi persoalan mengingat belum semua sekolah memiliki infrastruktur memadai. Keterbatasan dimiliki di antaranya terkait akses internet dan juga ketersediaan sarana penunjang belajar.

Bersasarkan hal ini, PT IDE menyalurkan bantuan yang merupakan hasil penggalangan dana yang diinisiasi Benihbaik dan didanai oleh Bareska sebagai donatur.

Desta mengatakan, kolaborasi ini diharapkan membuka peluang bagi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan pendidikan atau pekerjaan yang lebih baik.

"Penyaluran bantuan untuk lembaga pendidikan itu guna mempersiapkan digitalisasi sekolah dengan strategi yang solutif melalui teknologi," ujar Desta.



Dalam bantuan inj, sebanyak 110 siswa akan mendapatkan bantuan berupa kuota internet dengan menggunakan provider 3.

Nantinya, kata dia, setiap siswa akan diberikan kuota internet sebesar 3 GB setiap bulan-nya secara gratis selama setahun.

Agar bantuan berjalan dengan mudah, nantinya pihak IDE akan mendata semua siswa agar lebih mudah saat melakukan pengisiannya.

"Nanti kami akan masukkan kuota internet setiap bulannya ke nomor yang sudah kami daftarkan," kata dia.

Untuk sekolah yang akan mendapatkan bantuan, akan dilihat dari bentuk sekolah terlebih dahulu terutama bangunannya. Kemudian dari Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).

Untuk wilayah Jabodetabek, sudah sekitar 15 sekolah diberi bantuan seperti ini dan jumlahnya akan terus bertambah serta menjangkau wilayah lain.
(wbs)
preload video
Komentar Anda
TEKNO UPDATE