Data Pribadi Bocor, Pengguna Aplikasi Hanya Bisa Gigit Jari
Kamis, 15 April 2021 - 22:05 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan hingga dua lembaga pun ikut turun tangan, ada BSSN dan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang waktu itu melakukan investigasi terkait kejadian tersebut.
Namun nyatanya hingga saat ini hasil investigasi belum terdengar. Padahal menurut Teguh, pengguna punya hak untuk mengetahui hasil investigasi tersebut.
BACA JUGA: 5.200 Ton Debu Angkasa Jatuh ke BUmi Setiap Tahun
"Itu data publik, seharusnya kita punya hak untuk mendegar hasil investigasinya sudah sampai mana, hasilnya kayak gimana. Dan lagi-lagi ketika terjadi lagi orang-orang cuman bisa pasrah karena enggak dikasih pelajaran," ucapnya.
Dibanding dengan Eropa yang memiliki regulasi perlindungan data pribadi atau General Data Protection Regulation (GDPR), di Indonesia para platform merasa tidak merasa bersalah saat mengalami kebocoran data.
Namun nyatanya hingga saat ini hasil investigasi belum terdengar. Padahal menurut Teguh, pengguna punya hak untuk mengetahui hasil investigasi tersebut.
BACA JUGA: 5.200 Ton Debu Angkasa Jatuh ke BUmi Setiap Tahun
"Itu data publik, seharusnya kita punya hak untuk mendegar hasil investigasinya sudah sampai mana, hasilnya kayak gimana. Dan lagi-lagi ketika terjadi lagi orang-orang cuman bisa pasrah karena enggak dikasih pelajaran," ucapnya.
Dibanding dengan Eropa yang memiliki regulasi perlindungan data pribadi atau General Data Protection Regulation (GDPR), di Indonesia para platform merasa tidak merasa bersalah saat mengalami kebocoran data.
Lihat Juga :