5 Perubahan Tren Teknologi Agar Selamat dari Pandemi Menurut Accenture
Kamis, 08 April 2021 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
91% eksekutif setuju bahwa untuk menguasai pangsa pasar di masa depan, berarti perusahaan mereka harus menetapkan pasar itu sendiri.
Retno meyebut ada tiga kunci penting yang harus dimiliki perusahaan. Pertama, kepemimpinan di bidang teknologi, dimana mereka meletakkan teknologi di lini depan strategi bisnis.
Kedua, tidak hanya pasrah menunggu new normal, tapi justru menata ulang strategi, pola pikir, serta menggunakan model bisnis berbeda secara radikal. Terakhir, mendesain dan mengaplikasikan teknologi terencana untuk menciptakan dampak positif.
Retno mencontohkan, 60 persen restoran yang tutup sementara di daftar Yelp di bulan Juli gulung tikar 3 bulan kemudian. Tapi, tiba-tiba ada tiga juta pengguna baru mengunduh aplikasi Starbucks. Mereka bisa memesan lewat ponsel, dan ada layanan drive-thru yang menyumbang penjualan hingga 90 persen di Amerika.
Accenture Research melakukan survei daring secara global ke 6.241 bisnis dan eksekutif TI untuk mendapatkan wawasan tentang proses adopsi teknologi yang sedang berkembang. Responden merupakan eksekutif level C dan direktur perusahaan di 31 negara dan 14 industri. Ada lima tren kunci yang diidentifikasi Technology Vision:
1. Menyusun Strategi Bisnis
Perusahaan bersaing dalam mendesain sistem IT mereka, menggunakan susunan (stack) teknologi paling kompetitif. 89% eksekutif percaya arsitektur teknologi berperan penting dalam meningkatkan nilai bisnis.
2. Digital Twins
Digital twins adalah model virtual dari aset fisik sebuah mesin. Tujuannya membantu manusia mengumpulkan informasi berbasis data, untuk selanjutnya membuat prediksi yang akurat guna melakukan pengambilan keputusan yang berpengaruh pada produktivitas perusahaan.
Retno meyebut ada tiga kunci penting yang harus dimiliki perusahaan. Pertama, kepemimpinan di bidang teknologi, dimana mereka meletakkan teknologi di lini depan strategi bisnis.
Kedua, tidak hanya pasrah menunggu new normal, tapi justru menata ulang strategi, pola pikir, serta menggunakan model bisnis berbeda secara radikal. Terakhir, mendesain dan mengaplikasikan teknologi terencana untuk menciptakan dampak positif.
Retno mencontohkan, 60 persen restoran yang tutup sementara di daftar Yelp di bulan Juli gulung tikar 3 bulan kemudian. Tapi, tiba-tiba ada tiga juta pengguna baru mengunduh aplikasi Starbucks. Mereka bisa memesan lewat ponsel, dan ada layanan drive-thru yang menyumbang penjualan hingga 90 persen di Amerika.
Accenture Research melakukan survei daring secara global ke 6.241 bisnis dan eksekutif TI untuk mendapatkan wawasan tentang proses adopsi teknologi yang sedang berkembang. Responden merupakan eksekutif level C dan direktur perusahaan di 31 negara dan 14 industri. Ada lima tren kunci yang diidentifikasi Technology Vision:
1. Menyusun Strategi Bisnis
Perusahaan bersaing dalam mendesain sistem IT mereka, menggunakan susunan (stack) teknologi paling kompetitif. 89% eksekutif percaya arsitektur teknologi berperan penting dalam meningkatkan nilai bisnis.
2. Digital Twins
Digital twins adalah model virtual dari aset fisik sebuah mesin. Tujuannya membantu manusia mengumpulkan informasi berbasis data, untuk selanjutnya membuat prediksi yang akurat guna melakukan pengambilan keputusan yang berpengaruh pada produktivitas perusahaan.
Lihat Juga :