Tabrak Bumi, Sisa Protoplanet Bersembunyi di Mantel Bumi, Berbahayakah?
Selasa, 30 Maret 2021 - 00:30 WIB
loading...
A
A
A
Yang lain berpendapat gumpalan itu mengandung batuan Bumi yang entah bagaimana lolos dari efek tabrakan dan bersarang, tidak terganggu selama jutaan tahun, di dekat pusat planet.
Tapi pekan lalu, di Lunar and Planetary Science Conference, Qian Yuan, mahasiswa doktoral geodinamika di Arizona State University (ASU) Tempe, mempresentasikan hipotesis alternatif.
Dia mengusulkan setelah tumbukan pembentukan Bulan, material padat dari mantel Theia turun jauh di bawah permukaan bumi, terakumulasi menjadi apa yang sekarang kita kenal sebagai "gumpalan". Menurut model Yuan, batuan 1,5% hingga 3,5% lebih padat dari mantel Bumi tidak akan bercampur dengan batuan sekitarnya.
Sebaliknya, mereka akan tenggelam ke dasar mantel, dekat inti bagian dalam. "Ide gila ini setidaknya mungkin," kata Yuan kepada Science.
Sebuah studi tahun 2019, yang diterbitkan dalam jurnal Geochemistry, mendukung gagasan bahwa mantel Theia lebih padat daripada Bumi -sekitar 2% hingga 3,5% lebih padat. Para penulis penelitian menarik kesimpulan tentang ukuran dan komposisi kimiawi Theia berdasarkan analisis batuan bulan Apollo, yang mengandung rasio hidrogen ringan dan hidrogen berat yang jauh lebih tinggi daripada batuan Bumi.
Tapi pekan lalu, di Lunar and Planetary Science Conference, Qian Yuan, mahasiswa doktoral geodinamika di Arizona State University (ASU) Tempe, mempresentasikan hipotesis alternatif.
Dia mengusulkan setelah tumbukan pembentukan Bulan, material padat dari mantel Theia turun jauh di bawah permukaan bumi, terakumulasi menjadi apa yang sekarang kita kenal sebagai "gumpalan". Menurut model Yuan, batuan 1,5% hingga 3,5% lebih padat dari mantel Bumi tidak akan bercampur dengan batuan sekitarnya.
Sebaliknya, mereka akan tenggelam ke dasar mantel, dekat inti bagian dalam. "Ide gila ini setidaknya mungkin," kata Yuan kepada Science.
Sebuah studi tahun 2019, yang diterbitkan dalam jurnal Geochemistry, mendukung gagasan bahwa mantel Theia lebih padat daripada Bumi -sekitar 2% hingga 3,5% lebih padat. Para penulis penelitian menarik kesimpulan tentang ukuran dan komposisi kimiawi Theia berdasarkan analisis batuan bulan Apollo, yang mengandung rasio hidrogen ringan dan hidrogen berat yang jauh lebih tinggi daripada batuan Bumi.
Lihat Juga :