Para Ahli Berdebat tentang Asal Mula Kawah Meteor Tertua di Dunia

Kamis, 25 Maret 2021 - 21:03 WIB
loading...
Para Ahli Berdebat tentang...
Asal mula pembentukan Kawah Wannabe, yang dikenal secara lokal sebagai struktur Maniitsoq, di Greenland. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kawah meteor tertua di dunia ternyata bukanlah kawah sama sekali. Hal ini diungkap para ilmuwan dalam sebuah studi baru yang menunjukkan kekuatan alam menempatkan lekukan raksasa ke permukaan Bumi, bukan karena tabrakan meteor .

Kawah Wannabe, yang dikenal secara lokal sebagai struktur Maniitsoq, terletak 55 kilometer di tenggara Kota Maniitsoq di Greenland . Strukturnya berdiameter sekitar 100 km dan terbentuk sekitar 3 miliar tahun lalu, meskipun asalnya telah diperdebatkan dalam beberapa tahun terakhir. Baca juga: Dulu Greenland Merupakan Padang Rumput yang Subur, Ini Buktinya

Pada 2012, ahli geologi Adam Garde, dari Survei Geologi Denmark dan Greenland, bersama rekannya, mengatakan, mereka telah menemukan bukti bahwa struktur Maniitsoq diciptakan oleh tabrakan meteor. Mereka menyebutnya sebagai contoh paling awal yang diketahui dari jenisnya di Bumi. Namun, sebuah studi baru mempertanyakan temuan tim di tahun 2012 tersebut.

"Setelah penyelidikan ekstensif di wilayah Maniitsoq, kami belum menemukan bukti deformasi guncangan mikroskopis yang ditemukan di hampir semua kawah tubrukan lainnya," kata penulis utama Chris Yakymchuk, seorang ahli geologi di Universitas Waterloo di Kanada, kepada Live Science. "Data kami menunjukkan bahwa struktur di wilayah tersebut adalah produk dari gerakan tektonik lempeng kuno, deformasi, dan pemanasan selama ratusan juta tahun."

Bukan Kawah Tubrukan?
Garde dan rekan-rekannya menyimpulkan bahwa struktur Maniitsoq adalah kawah tumbukan. Indikasinya terutama karena struktur batuan di pusatnya, tulis para peneliti ini pada tahun 2012 di jurnal Earth and Planetary Science Letters.

Para peneliti, mengatakan, bahwa kedalaman bebatuan dan cara mereka dipaksa masuk ke dalam tanah hanya bisa dijelaskan dengan tumbukan meteorit.

"Dengan data yang mereka miliki pada saat itu, asal dampak masuk akal," kata Yakymchuk. "Tujuan kami adalah untuk menguji hipotesis dampak menggunakan lebih banyak data yang dikumpulkan dengan teknik yang lebih luas."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Rekomendasi
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Dominasi Bintang Liga...
Dominasi Bintang Liga Inggris di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved