Dampak Pemanasan Global, Ribuan Ubur-Ubur Mati
Kamis, 25 Maret 2021 - 10:02 WIB
loading...
A
A
A
Kematian ubur-ubur itu juga bertepatan dengan gelombang panas laut yang sangat besar yang dikenal sebagai gumpalan. Mulai 2013, permukaan air di lepas pantai Pasifik mulai memanas ke tingkat yang belum pernah tercatat sebelumnya, lapor Live Science sebelumnya. (Baca juga: Awal April, NASA Terbangkan Helikopter Ingenuity di Mars)
Pemanasan hebat terus berlanjut hingga 2016, merusak setiap tingkat rantai makanan laut dan mengakibatkan kematian massal burung laut, paus balin, singa laut, dan makhluk lainnya.
Menurut studi baru, kemungkinan gumpalan itu memicu kematian massal ubur-ubur pelaut yang diterpa angin yang dilaporkan selama tahun-tahun itu. "Iklim yang berubah menciptakan pemenang dan pecundang baru di setiap ekosistem," kata Parrish.
Pemanasan hebat terus berlanjut hingga 2016, merusak setiap tingkat rantai makanan laut dan mengakibatkan kematian massal burung laut, paus balin, singa laut, dan makhluk lainnya.
Menurut studi baru, kemungkinan gumpalan itu memicu kematian massal ubur-ubur pelaut yang diterpa angin yang dilaporkan selama tahun-tahun itu. "Iklim yang berubah menciptakan pemenang dan pecundang baru di setiap ekosistem," kata Parrish.
(ysw)
Lihat Juga :