Facebook Delete 1,3 Miliar Akun dalam Tiga Bulan Terakhir
Rabu, 24 Maret 2021 - 06:33 WIB
loading...
A
A
A
Facebook Kenalkan Pengontrol Unik untuk Perangkat Virtual dan Augmented Reality
Facebook baru-baru ini meluncurkan gelang pintar yang dapat mengontrol kacamata augmented reality (AR) mendatang. Langkah tersebut akan memungkinkan Facebook bersaing dengan Apple dalam komputasi generasi berikutnya.
Gelang pintar ini dapat menggunakan sensor untuk mengubah sinyal saraf dari pergelangan tangan ke telapak tangan menjadi perintah digital. Mereka dapat digunakan untuk mengontrol fungsi perangkat dan untuk menafsirkan gerakan tangan yang kompleks.
Dengan demikian, akan memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan dunia virtual yang diproyeksikan melalui kacamata menggunakan gerakan tangan dan jari.
Pada akhirnya, Facebook berharap teknologi ini akan memungkinkan pemakainya untuk memindahkan dan memanipulasi objek, menangkapnya di dunia nyata, serta memasukkan teks pada keyboard virtual.
"Salah satu tantangan terbesar dalam augmented reality adalah entri data. Dari kartu punch hingga keyboard, mouse, dan layar sentuh… begitulah cara orang berinteraksi dengannya,” kata Chief Technology Officer Facebook Mike Schroepfer. Baca juga: Batal Ngebut di Seri Pembuka MotoGP 2021, Marquez: Keputusan Bijak!
Facebook baru-baru ini meluncurkan gelang pintar yang dapat mengontrol kacamata augmented reality (AR) mendatang. Langkah tersebut akan memungkinkan Facebook bersaing dengan Apple dalam komputasi generasi berikutnya.
Gelang pintar ini dapat menggunakan sensor untuk mengubah sinyal saraf dari pergelangan tangan ke telapak tangan menjadi perintah digital. Mereka dapat digunakan untuk mengontrol fungsi perangkat dan untuk menafsirkan gerakan tangan yang kompleks.
Dengan demikian, akan memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan dunia virtual yang diproyeksikan melalui kacamata menggunakan gerakan tangan dan jari.
Pada akhirnya, Facebook berharap teknologi ini akan memungkinkan pemakainya untuk memindahkan dan memanipulasi objek, menangkapnya di dunia nyata, serta memasukkan teks pada keyboard virtual.
"Salah satu tantangan terbesar dalam augmented reality adalah entri data. Dari kartu punch hingga keyboard, mouse, dan layar sentuh… begitulah cara orang berinteraksi dengannya,” kata Chief Technology Officer Facebook Mike Schroepfer. Baca juga: Batal Ngebut di Seri Pembuka MotoGP 2021, Marquez: Keputusan Bijak!
(iqb)
Lihat Juga :